Breaking News

Fatimah Azzahra, Semangat Juang Tinggi Hafal 29 Juz Al-Qur'an

Fatimah Azzahra, Semangat Juang Tinggi Hafal 29 Juz Al-Qur'an

Banyak pria berpakaian rapi dan perempuan muslimah duduk tenang, setengah santai di dalam Masjid Al-A'la, Kampong Cot Mesjid, Banda Aceh, pada Minggu (2/05/2021) pagi.

Mereka adalah wali santri, anaknya mengikuti program tahfiz, yang diselanggarakan Lembaga Tahsin Tahfiz dan Tafsir Qur'an (LT3Q) ElMas'udy, di beberapa lokasi di Provinsi Aceh. Kebetulan, 2 Mei 2021 jadi hari Wisuda Akbar, bagi para santri.

Ramadhan 1442 H, LT3Q ElMas'udy memilih Lhokseumawe, Aceh Tengah, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Sabang, Aceh Besar, dan Banda Aceh sebagai tempat kegiatan. Namun, mayoritas berada di Banda Aceh dan Aceh Besar. Kegiatan berlangsung di masjid, dan dari 20 masjid, 15 masjid berlokasi di Aceh Besar dan Banda Aceh.

Wisuda kali ini, santri tahfi ElMas'udy yang di karantina setahun, juga ikut wisuda. Salah satunya Fatimah Azzahra.

Fatimah Azzahra, gadis asal Bireuen, yang ikut tahfiz di lembaga yang dipimpin Ustaz Irhamullah S.Pd.I al-hafiz, sejak akhir tahun 2020.

Sejak awal masuk ElMas'udy, perempuan 18 tahun ini hanya memiliki satu juz hafalan, itu pun juz ke-30, yang ia hafal saat belajar di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), di Pesantren Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan, Sumatera Utara.

Saat masuk ke ElMas'udy, ia hanya mampu menghafal dua halaman per hari. Namun, beberapa hari kemudian, ia berpikir, ternyata mudah menghafal Quran.

Atas dasar keyakinan itu, Azzahra mencoba meningkatkan jumlah hafalan setiap harinya. Jika sebelumnya hafal dua halaman, lalu ditingkatkan jadi 10 halaman per hari. Hal ini tidak membuat dirinya kesulitan mengejar target.

Sehari bisa hafal setengah juz, dua hari satu juz, itu mudah, ucap Azzahra yakin pada wartawan BERITAMERDEKA.net.

Mereka menghafal Qur'an pada siang dan malam hari, selain jadwal setor hafalan. Biasanya, setor hafalan pagi, saat dhuha, dan siang. Selain itu, para pecinta Quran ini menggunakan waktu untuk menghafal dan muraja'ah.

Setelah tamat SMA, Azzahra tidak ingin melanjut kuliah ke perguruan tinggi, melainkan ikut program tahfiz. Kedua orang tua nya memberikan lampu hijau, dan mengizinkan penundaan kuliah. Kebetulan abangnya pun menghafal bebarapa juz Al-Qur'an.

Saat ditanya tips agar cepat hafal Qur'an, Azzahra menjelaskan harus sering tadabbur arti dan penjelasannya. Calon hafiz dan hafizah harus rajin ibadah internal, seperti tahajud dan dhuha. Lebih bagus lagi bila membiasakan hafal hadis, sebab dengan hafal hadis, lidah terbiasa melafalkan bahasa Arab, sehingga mempermudah menghafal teks Arab lainnya, termasuk menghafal Qur'an.

Selain kemudahan, ada kesulitan yang dijalani Azzahra. Namun tidak membuat semangat menghafal kitab langit ini luntur. Tantangannya, muncul rasa jenuh, dengan suasana yang sama. Apalagi sesama remaja, tentu mereka berada di markas terlalu lama, tanpa menghirup udara luar.

Azzahra berharap dirinya istiqamah menjaga hafalan dan mengamalkannya. Setelah ini, ia berencana lanjut kuliah ke Turki, itu mimpinya. |AMIR|

Editor:
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...