Breaking News

Dua Lagi Masih Buron

Empat Tersangka Penyeludup 99 Etnis Rohingya Ditangkap Polda Aceh

Empat Tersangka Penyeludup 99 Etnis Rohingya Ditangkap Polda Aceh

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net - Polisi Daerah (Polda) Aceh berhasil mengungkapkan dugaan penyeludupan 99 Rohingya ke Aceh, yang masuk peraiaran Lhokseumawe pada Juni 2020.

Empat pelaku penyeludupan ditangkap Polda Aceh, dua orang masih buron.

Dirkremmum Polda Aceh, Kombes Sony Sonjaya, dalam siaran persnya, Selasa (27/10/2020) mengatakan penyuludupan 99 imigram Rohingya diduga dilakukan atas permintaan seorang Rohingya (AR) yang ditampung di Medan. Sejak 2011, AR sudah ditampung di Medan.

AR diduga mengajak seorang Rohingya berinisial AD untuk mencari kapal. AD juga masuk ke Indonesia sejak 2011.

Keduanya, diduga mengajak seorang warga Lhokseumawe (F) untuk mencari kapal, dengan tujuan menjemput warga Rohingya di tengah laut.

Sebelum melakukan aksi, mereka sepakati untuk sewa kapal senilai Rp 10 juta, dan menjemput 36 warga Rohingya.

Warga Lhokseumawe, F mengajak AS dan R untuk jemput warga Rohingya yang menunggu di kapal besar di tengah laut. Mereka berkomunikasi menggunakan kata sandi.

"Titik koordinat sudah diberikan oleh AR sehingga ketika kapal penjemput dan kapal besar di tengah laut menunggu, mereka memberikan sandi. Setelah itu, baru turun 99 warga Rohingya dari kapal besar tersebut ke kapal penjemput," kata Sony.

Puluhan warga Rohingya itu dijemput pada 22 Juni lalu. Tiga hari berselang, kapal penjemput rusak sehingga terapung di tengah laut. Kapal mereka selanjutnya diselamatkan oleh nelayan ke pesisir Pantai Lancok, Aceh Utara.

Ketika Temu Pers

Sony menjelaskan, setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya membekuk empat tersangka di sejumlah lokasi pada Kamis (22/10). Mereka adalah SD (warga Rohingya di Medan), AS, F, dan R.

"Kita masih memburu dua orang dalam kasus ini yaitu AR warga Rohingya yang memberi perintah dan AJ," jelas Sony.

Sony menjelaskan, dalam kasus ini, AR sudah memberikan uang sewa kapal sebesar Rp 10 juta. Polisi masih menyelidiki besaran upah yang bakal diberikan untuk penjemput.

Jadi terdamparnya Rohingya di Aceh bukan semata kemanusiaan.| c amir |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...