Breaking News

Empat Korban Meninggal Akibat Laka Lantas di Pidie Jaya Satu Keluarga, Suami Istri, Anak, dan Orangtua

Empat Korban Meninggal Akibat Laka Lantas di Pidie Jaya Satu Keluarga, Suami Istri, Anak, dan Orangtua

Pidie Jaya, BERITAMERDEKA.net - Kecelakaan Lalu lintas di jalan Nasional Banda Aceh - Medan yang merenggut Empat nyawa, tepatnya di Gampong Mee Pangwa, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, minggu (10/10/2021).

Kecelakaan maut tersebut terjadi hari sabtu kemarin sekitar pukul 15.30 Wib dengan melibatkan truk tronton kontra Mobil Keluarga Jenis Avanza dari arah saling berlawanan.

Kasat Lantas Pidie Jaya, Ipda Ian Fitrah menjelaskan, peristiwa itu terjadi, awalnya mobil Avanza BL 1474 EK yang melaju dengan kecepatan tinggi bergerak dari arah Bireun menuju Banda Aceh.

Kemudian mobil keluarga jenis Avanza asal Aceh Barat itu mengambil lajur kanan badan jalan dengan maksud mendahului kendaraan di depannya.

Namun, dari arah berlawanan mobil Truck Tronton BK 9320 BO yang dikemudian Arwin Syahputra (34) warga Lhok Timon, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, bergerak dari arah Banda Aceh menuju medan.

“Karna jarak kedua kendaraan itu sudah terlalu dekat, sehingga mobil Avanza dengan mobil truck Tronton saling bertabrakan,” jelasnya.

Akibatnya, tiga dari lima penumpang menghembuskan nafas terakhir di tempat kejadian perkara (TKP), satu diantaranya merupakan dosen Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Aceh Barat.

Korban meninggal masing-masing, T Muhammad Haiqal (45) yang berprofesi sebagai dosen, Syarifah Munauwarah (39), dan Cut Najmah Munirah (11), warga Gampong Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan.

Sedangkan, satu korban lagi Teuku Anwar Luthfi (4) meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan dari rumah sakit, sementara Cut Syoca Masturah (10) sekarang sedang dirawat di rumah sakit Chik Ditiro Sigli.

Dari informasi yang diperoleh sopir dan penumpang mobil avanza merupakan satu keluarga, tercatat sebagai warga Aceh Barat, Gampong Drien Rampak. 

Wakil Rektor II UTU, Ishak Hasan ketika dikonfirmasi Minggu 10 Oktober 2021 membenar almarhum Teuku Muhammad Haiqal sebelumnya pernah menjadi Dosen di UTU. Mengajar pada program ekonomi pembangunan. "Sekarang statusnya PNS di Pemkab Nagan Raya. Beliau lulus PNS disana," ungkapnya.

Sementata Isteri Syarifah Munawarah berstatus sebagai Pegawai Kontrak staf di UPT Perpustakaan UTU. "Kita doakan, semoga semuanya mendapatkan tempat yang layak disisiNYA," harap Pak Ishak Hasan.(albahri)

Sponsored:
Loading...