Breaking News

Empat Jenderal Bakal Geser Posisi Moeldoko Sebagai KSP

Empat Jenderal Bakal Geser Posisi Moeldoko Sebagai KSP

Jakarta, BERITAMERDEKA.net - Sejumlah nama jenderal purnawirawan TNI-Polri bakal menggeser posisi Jenderal TNI (Pur) Moeldoko sebagai Kepala Staf Presiden.

Kabar ini berhembus pasca mantan Panglima TNU itu ditetapkan sebagai ketua umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Sumatera Utara. Muncul empat nama jenderal yang dianggap berpeluang kuat untuk mengganti Moeldoko.

Itu disampaikan Ketua Koordinator Jaringan Pemuda Indonesia (JAPI) Iradat Ismail. Ia memprediksi, kemungkinan besar Moeldoko memilih berhenti dari jabatannya di Istana. "Saya kira soal waktu saja. Tidak lama lagi, Pak Moeldoko akan lepas Kepala Staf Kepresidenan dan totalitas mengurus Partai Demokrat," kata Iradat, dikutip Minggu 14 Maret 2021.

Mereka adalah politikus senior PDIP Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Mulyono, mantan Kapolri Jenderal Idham Aziz dan Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo. Agus Sutomo merupakan mantan Danpaspampres.

Lulusan Akademi Militer 1984 ini juga pernah menjabat Danjen Kopassus dan terakhir sebagai Irjen Kemhan.

”Kalau kami dengar-dengar mengerucut empat sosok itu. Tapi sekali lagi ini masih prediksi dan spekulasi. Kita tunggu saja," kata," ujar mantan Ketua Pemuda Islam Indonesia (PII) Maluku Utara itu.

Diketahui KLB Sumatera Utara pada Jumat 5 Maret lalu menghasilkan Moeldoko sebagai ketua umum dan Marzuki Alie sebagai ketua dewan pembina. Para pelaku KLB menyebut acara itu sah berdasarkan aturan partai.

Moeldoko yang datang ke arena KLB menerima penetapan tersebut. Dia juga menegaskan, tugas pemimpin untuk memberikan kekuatan dan energi kepada bawahan, bukan justru melemahkan.

Di sisi lain AHY dengan keras menyebut KLB Sumut ilegal dan inkonstitusional. Kepada para kader Demokrat, dia menegaskan dirinya tetap sah sebagai ketua umum. Sampai saat ini juga tidak ada dualisme kepemimpinan.(*)

Sumber:Reqnews
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...