Breaking News

Elektabilitas PKS Terus Melejit, Siap Singkirkan Golkar

Elektabilitas PKS Terus Melejit, Siap Singkirkan Golkar

Jakarta, BERITAMERDEKA.net - Elektabikitas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pasca pergantian tahun melejit. PKS kini siap merebut posisi tiga besar sebagai parpol dengan elektabilitas tinggi dan siap menyingkirkan Partai Golkar.

Hasil riset yang dilakukan Voxpopuli Research Center menunjukkan parpol yang dipimpin Ahmad Syaikhu itu berada diposisi keempat, hanya beda tipis dengan Partai Golkar.

Elektabilitas PKS naik drastis, dari 5.3 persen (Juni 2020) dan 5.6 persen (Oktober 2020) dan kini menjadi 8.1 persen. Adapun elektabilitas Golkar hanya 8.4 persen atau terpaut 0.3 persen.
Elektabilitas PDIP dan Gerindra juga anjlok.

PDIP yang sebelumnya 33,5 persen (Juni 2020) dan 31,3 persen (Oktober 2020), kini hanya berada di angka 19,6 persen. Demikian pula dengan Gerindra yang sebelumnya stabil di angka 14,1 persen (Juni 2020) dan 13,9 persen (Oktober 2020), merosot hanya tinggal 9,3 persen.

Ketua Departemen Pemberdayaan Ekonomi, Bidang Pembinaan Wilayah Sulawesi DPP PKS, Rusdi Hidayat Jufri mengaku bersyukur atas hasil survei tersebut.

Menurut Ketua Komtap Industri Kreatif Kadin Sulsel itu, tingginya elektabilitas PKS menunjukkan kepercayaan masyarakat makin baik terhadap partai putih orange tersebut. “Ini membuktikan bahwa PKS di mata masyarakat sangat bagus. Intinya PKS tetap komitmen melayani rakyat,” jelasnya.

Adapun elektabilitas parpol lain seperti PSI cenderung naik dari 4,5 persen (Juni 2020) dan 4,7 persen (Oktober 2020) menjadi 4,9 persen. Lalu Demokrat naik dari 3,4 persen (Juni 2020) dan 3,3 persen (Oktober 2020) menjadi 5,1 persen.

“Demokrat, PKS, dan PSI mengalami kenaikan elektabilitas ketika parpol-parpol lain anjlok atau stabil,” kata Direktur Eksekutif Voxpopuli Research Center Dika Moehamad.

Parpol-parpol lain stabil elektabilitasnya, seperti PKB (6,4 persen-5,9 persen-5,5 persen), NasDem (4,3 persen-3,8 persen-3,6 persen), dan PPP (2,7 persen-2,0 persen-2,1 persen).

Pada papan bawah, terdapat PAN yang elektabilitasnya terus merosot (1,4 persen-1,2 persen-0,9 persen).
Lainnya adalah Perindo (0,8 persen-0,6 persen-0,4 persen), Hanura (0,6 persen-0,5 persen-0,3 persen), dan Berkarya (0,4 persen-0,2 persen-0,1 persen).

Parpol lainnya tidak mendapat dukungan, sedangkan partai baru Gelora 0,1 persen dan Ummat 0,2 persen. (*)

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...