Breaking News

Dugaan Mark Up ADD, Masyarakat Pulo Perengge, Adukan Usman Efendi Ke Inspektorat

Dugaan Mark Up ADD, Masyarakat Pulo Perengge, Adukan Usman Efendi Ke Inspektorat
Puluhan warga melaporkan mantan bendahara desa ke Inspektorat Agara. (Foto Pardi)

Kutacane, BERITAMERDEKA.net- Warga serta Perangkat Kute Desa Pulo Perengge, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, melaporkan mantan Kaur Keuangan (Bendahara) Usman Efendi kepada Inspektorat.

Warga dan perangkat Pengulu Kute pun sepakat melaporkan dengan mencantumkan nama dan menekennya dengan persetujuan Pj Pengulu Kute Perengge, Bahrumsyah, dalam laporan bernomor 08/K. PP/V/2021 yang ditujukan ke Bupati Aceh Tenggara tembusan ke Inspektorat Agara tertanggal 6 Juni 2021.

Laporan, itu terkait dengan pengunaan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahap Pertama dan Tahap Kedua tahun 2021 yang tidak pernah dimusyawarahkan. Malahan dananya telah dikerjakan untuk pembuatan beton parit, saluran air sawah, namun pengerjaannya tidak memenuhi ketentuan dan di duga ada indikasi Mark Up dalam kegiatannya, baik non fisik maupun fisik.

Hal tersebut diungkapkan puluhan warga ke awak Beritamerdeka.net, Jumat (11/06/2021).

Diantara warga menyampaikan kronologis penarikan ADD tahap kedua, tanggal 22 April 2021. Dan PJ Pengulu meninggal dunia, tanggal 29 April 2021.

Uang yang ditarik sebesar Rp250 juta, itu di kelola oleh mantan kaur keuangan (bendahara). Dan pernah masyarakat mempertanyakan kepada mantan Bendahara Desa, namun jawabannya tidak jelas, ujar mereka serempak.

“Supaya kami tidak menyalahi aturan, kami membuat musyarawah didampingi Pj Kepala Desa yang baru terkait anggaran desa tahap dua, sekaligus mengundang mantan bendahara desa, tetapi Usman Efendi tidak datang.

Warga juga melalui Ketua BPK Desa Pulo Perengge, meminta penjelasan dana desa yang sudah ditarik sebanyak tiga kali, secara tertulis dalam bentuk surat, namun tidak ada tanggapan.

Sampai berita ini diturunkan, Kaur Keuangan (bendahara) Desa, tidak mengangkat telephone selulernya, tidak diangkat. Pesan whatsapp tidak dibalas, meski sudah dibacanya.

Sementara itu, ditempat terpisah. Kepala inspektur Abd Kariman, S. PD. MM., membenarkan  bahwa surat pelaporan dari Desa Pulo Perengge, sudah masuk, dan sudah diposisikan oleh wakil bupati.

Juga Inspektur sudah meneruskan kepada Litbang khusus, untuk diverifikasi. Dalam waktu dekat inspektorat akan turun ke Desa Pulo Perengge, untuk audit terkait anggaran dana desa (ADD) 2021, ujar inspektur Kariman. |Pardi Alas|

Editor:
Sponsored:
Loading...