Breaking News

Dua Hari Hilang, Nasir Ditemukan tak Bernyawa di Gunung Lhok Batee Intan

Dua Hari Hilang, Nasir Ditemukan tak Bernyawa di Gunung Lhok Batee Intan
Warga sedang mentandu M Nasir yang meninggal dunia saat menebang pohong di kawasan pergunungan Lhok Batee Intan,Sabtu (21/11/2020). | Foto mustafarudin |

Blangpidie, BERITAMERDEKA.net - M Nasir (35) warga asal Gampoeng Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ditemukan meninggal dunia dalam kawasan pergunungan Dusun Lhok Batee Intan, Gampoeng Padang, Kecamatan Manggeng, Abdya, Sabtu (21/11) sekira pukul 10.00 WIB.

Korban dilaporkan pada saat itu sedang menebang pohon disalah satu kebun milik warga dengan menggunakan mesin Senso mini.

Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution SIK melalui Kapolsek Manggeng Ipda Fauzi Adha, menerangkan bahwa, korban ditemukan berjarak empat kilometer dari kawasan rumah penduduk. Pada saat itu korban dilaporkan telah dua hari tidak pulang kerumah setelah sempat pamit untuk menebang pohon dilokasi perkebunan kawasan pergunungan Lhok Batee Intan.

Badan Penanggulangan Bancana Kabupaten (BPBK) Abdya dibantu warga dan personel Polsek Manggeng, Tim Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL) bersama warga langsung menyisir lokasi tempat korban beraktifitas pada saat menebang pohon.

"Selesai Shalat Jumat kemaren, tim gabungan melakukan penyisiran diwilayah pergunungan Lhok Batee Intan. Setelah setengah hari mencari hingga memasuki waktu magrib, korban tidak juga ditemukan. Apalagi pada saat itu cuaca sangat buruk dan tidak memungkinkan mencari pada waktu malam hari. Jadi kami terpaksa kembali turun untuk melanjutkan esok hari,” kata Kapolsek Fauzi didampingi Sekretaris BPBK Abdya Din Armaya ST dan Kanit Reskrim Bripka Syahril,

Kemudian, pada hari ini (Sabtu), lanjut Fauzi , pihaknya kembali menyisir lokasi tempat korban menebang pohon. Dua jam menyisir kawasan itu, baru korban berhasil ditemukan dalam keadaan telungkup di lembah perbukitan.

"Kita menduga korban terpental setelah pohon yang ia tebang menghantam tubuh korban dan akhirnya telungkup ke lembah sedalam lebih kurang 3 meter,” jelas Kapolsek Fauzi.

Karena tidak ada yang melihat korban, maka bisa diprediksi korban sudah dua hari tergeletak dilokasi tersebut. “Saat kita temukan, korban mengalami luka di bagian wajah sebelah mata kiri dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” tuturnya lagi.

Setelah berhasil ditemukan, tim bersama warga mengevakuasi korban menggunakan tandu darurat dari sarung dan kayu. “Jasad korban terpaksa dibawa secara berhati-hati karena medan yang begitu berat untuk dilalui sebab jalan licin disertai hujan,” demikian pungkasnya. | mustarudin |

Sponsored:
Loading...
Loading...