Breaking News

Ditemukan, Bagian Tubuh Korban Bercampur Puing Pesawat Sriwijaya Air

Ditemukan, Bagian Tubuh Korban Bercampur Puing Pesawat Sriwijaya Air

Jakarta, BERITAMERDEKA.net - Tim penyelam dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL menemukan bagian tubuh korban diduga korban pesawat Sriwijaya Air SJ182.
Dilansir dari Antara, organ tubuh korban ditemukan di kedalaman 17-20 meter bercampur dengan puing pesawat.

“Masih banyak potongan di bawah air,” kata Edy.
Dalam pencarian ini, Kopaska menurunkan empat tim. Yakni di KRI Teluk Gilimanuk, satu tim di KRI Rigel-933 dan dua tim berangkat menggunakan dua sea rider.

“Sebagian penyelam pernah ikut membantu evakuasi pencarian pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang pada tahun 2018 lalu,” tuturnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, sinyal bangkai pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang diduga jatuh di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, telah ditemukan.
Sinyal ditemukan setelah TNI mengerahkan KRI Rigel ke lokasi.

Sejumlah potongan tubuh diduga korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 ditemukan oleh tim penyelam Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL. Dankima Satkopaska Koarmada I, Mayor Laut (P) Edy Tirtayasa menyatakan di dasar laut ditemukan banyak potongan tubuh. Potongan organ tubuh itu ditemuka tim penyelam di kedalama 17-20 meter di bawah permukaan laut. “Masih banyak potongan di bawah air,” kata Edy dilansir dari Antara, Minggu (10/1/2021).

Dalam pencarian ini, Kopaska menurunkan empat tim. Yakni di KRI Teluk Gilimanuk, satu tim di KRI Rigel-933 dan dua tim berangkat menggunakan dua sea rider. “Sebagian penyelam pernah ikut membantu evakuasi pencarian pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang pada tahun 2018 lalu,” tuturnya. Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakna, sinyal bangkai pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang diduga jatuh di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, telah ditemukan.

Sinyal ditemukan setelah TNI mengerahkan KRI Rigel ke lokasi. Saat ini, tim penyelam dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) sudah berada di titik koordinat untuk melakukan penyelaman. Hal itu dilakukan untuk mencari para korban. Demikian diungkap Panglima TNI di Posko Terpadu JICT 2, Jakarta Minggu (10/1/2020).

“Dari hasil pemantauan bahwa diduga kuat dan sesuai dengan koordinat yang diberikan, dari kontak terakhir adanya sinyal dari pesawat tersebut dan segera diturunkan penyelam dari Kopaska,” ungkap Hadi. Selain mengerahkan pasukan elite TNI untuk melakukan penyelaman, TNI juga mengerahakn pesawat untuk pencarian dari udara. Dengan demikian, diharapkan pencarian bisa lebih maksimal. “Semuanya akan kami koordinasikan terus di bawah pimpinan Kabasarnas untuk melaksanakan evakuasi korban SJ182,” kata Hadi. Panglima menambahkan, TNI juga mengerahkan KRI Rigel ke lokasi dimaksud.

“Mudah-mudahan apa yang ditemukan dan diinformasikan oleh KRI Rigel memang tepat sesuai dengan perkiraaan,” ujar Hadi. Hadi juga mengajak semua stakeholder bahu membahu menindaklanjuti temuan ini yang semuanya dikoordinasikan kepada Basarnas. “Mari bahu-membahu mendukung tugas dari Basarnas, untuk melaksanakan evakuasi SJ-182,” ajaknya.

Hal itu dilakukan untuk mencari para korban.
Demikian diungkap Panglima TNI di Posko Terpadu JICT 2, Jakarta Minggu (10/1/2020).

“Dari hasil pemantauan bahwa diduga kuat dan sesuai dengan koordinat yang diberikan, dari kontak terakhir adanya sinyal dari pesawat tersebut dan segera diturunkan penyelam dari Kopaska,” ungkap Hadi.

Selain mengerahkan pasukan elite TNI untuk melakukan penyelaman, TNI juga mengerahakn pesawat untuk pencarian dari udara.
Dengan demikian, diharapkan pencarian bisa lebih maksimal.

“Semuanya akan kami koordinasikan terus di bawah pimpinan Kabasarnas untuk melaksanakan evakuasi korban SJ182,” kata Hadi.
Panglima menambahkan, TNI juga mengerahkan KRI Rigel ke lokasi dimaksud.

“Mudah-mudahan apa yang ditemukan dan diinformasikan oleh KRI Rigel memang tepat sesuai dengan perkiraaan,” ujar Hadi.
“Mari bahu-membahu mendukung tugas dari Basarnas, untuk melaksanakan evakuasi SJ-182,” ajaknya.(*)

Sumber:Pojoksatu.id
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...