Breaking News

Disdikbud Aceh Besar Bahas Kemunduran Pendidikan Pulo Aceh

Disdikbud Aceh Besar Bahas Kemunduran Pendidikan Pulo AcehFOTO: Istimewa
Rapat dengan Kepala Sekolah di Pulo Aceh

Pulo Aceh, BERITAMERDEKA.net – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar mengadakan pertemuan khusus dengan Kepala Sekolah dan Guru SD, SMP se-Kecamatan Pulo Aceh.

Menurut sumber yang diperoleh BERITAMERDEKA.net, Senin 6 Juli 2020 menyebutkan, rapat pertemuan jajaran Disdikbud Aceh Besar dengan dewan guru dan para kepala sekolah itu itu membecirakan tentang solusi penanggulangan kemerosotan pendidikan yang masih terjadi di Pulo Aceh.

Dalam rapat petemuan antara jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar dengan Kepala Sekolah dan Guru SD, SMP se-Kecamatan Pulo Aceh, yang berlangsung, Sabtu 4 Juli 2020 lalu di di Aula SMPN Ingin Jaya, para pelaku pendidikan itu menyepakati menanggulangi persoalan pendidikan di kepulauan terpencil itu.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Kabid GTK Cut Jarita Susanti SPd dan Agus Jumaidi MPd selaku Kabid Dikdas Disdikbud Aceh Besar didampingi pengawas sekolah, selain itu juga turut hadir guru SMA Pulo Aceh.

Pengawas Sekolah, Basri MPd, menyampaikan selama ini banyak sekali mendengar isu yang tidak baik terhadap kondisi pendidikan di Pulo Aceh, makanya di evaluasi bersama-sama.

“Selama ini Pendidikan di Pulo Aceh selalu menjadi sorotan, kami sebagai pengawas berharap kepada bapak/ibu guru untuk menyampaikan kendala dan masalah yang dihadapi di lapangan,“ ujar Basri.

Kabid GTK, Cut Susanti SPd mengajak, semua pihak untuk terus bersemangat dan selalu kompak serta selalu giat untuk pendidikan Pulo Aceh lebih baik ke depan.

“Saya berharap dalam waktu dekat juga bisa segera turun lagi ke sana untuk memastikan di lapangan,“ katanya.

Sementara Kabid Dikdas, Agus Jumaidi MPd menyampaikan rasa terima kasih atas pertemuan tersebut. Pihaknya melihat perhatian Disdikbud Aceh Besar dari segi infrastruktur hingga mobiler selama bebarapa tahun terakhir ini sudah sangat bagus, artinya tidak jauh beda dari sekolah yang ada di wilayah daratan.

“Kemudian kami juga sangat intens melakukan koordinasi dengan Komisi 10 DPR RI untuk pembangunan Pendidika di Pulo Aceh dan ini menjadi prioritas kami ke depan mudah-mudahan berjalan lancar,“ ucapnya.

Dalam sesi terbuka salah satu kepala sekolah menyampaikan masalah kekurangan guru yang masih terjadi di kawasan Pulao Aceh. Guru semakin hari semakin berkurang, disebabkan mereka pindah ke daerah lain sehingga membuat Pulo Aceh kekurangan tenaga pendidik  yang tentunya akan berefek pada kemunduran mutu pendidikan di Pulo Aceh.

“Kemudian dari segi pembangunan seperti sekolah saya, di SD Lapeng kami kekurangan rumah dinas, kami mengharapkan jadi prioritas ke depan,“ tambahnya. |Rusli Ismail |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...