Breaking News

Dinkes Aceh Selatan, Jemput dan Kirim 10 ODGJ Pasung ke RSJ Aceh

Dinkes Aceh Selatan, Jemput dan Kirim 10 ODGJ Pasung ke RSJ Aceh
Plt. Kadis Kesehatan Aceh Selatan Novi sedang membujuk Dewi untuk dibawa berobat ke Banda Aceh. (Foto Herian)

Samadua, BERITAMERDEKA.net – Tahun 2021, program Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, bebas dari Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang di pasung. Medio April, pihak Dinas Kesehatan Aceh Selatan mengirim ODGJ yang dipasung untuk berobat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh di Banda Aceh.

Dari total keseluruhannya sebanyak 18 ODGJ di pasung, 10 ODGJ korban pasung, mendapat ijin dari keluarganya untuk berobat ke RSJ) Aceh. Pasien terakhir yang dijemput, Kamis (8/4/2021), sekira pukul 20.00 WIB, adalah Chairul (47) laki-laki warga Desa Cacang, Kecamatan Labuhanhaji, dengan jenis pasung dirantai.

Dari data Diskes Aceh Selatan, 10 pasien ODGJ tersebut, terdiri dari tujuh laki-laki dan tiga wanita berusia diantara 31 hingga 47 tahun. Delapan diantaranya  ODGJ dipasung dengan dikurung, satu dirantai, dan satu lagi jenis pasung dengan balok kayu.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan setempat, Novi Rosmita, SE, M.Kes., mengatakan  ODGJ di Aceh Selatan, ODGJ yang dijemput yakni, dua orang di Kecamatan Trumon, dua orang di Kecamatan Kluet Selatan, dua orang di Kecamatan Kluet Tengah, dan dua orang di Kecamatan Pasieraja, Kecamatan Samadua dan Labuhanhaji masing masing satu orang.

“Apa yang kami lakukan, atas dasar pertimbangan kemanusiaan, karenanya kami membawa para ODGJ berobat ke RSJ Aceh,” jelas Novi disela penjemputan pasien ODGJ bernama Dewi Afrina (31) di Gampong Alur Simeurah, Kecamatan Samadua, usai magrib tadi.

Novi menyebutkan, ganguan jiwa dialami Dewi sejak pulang dari Jakarta dan sudah sering dibawa ke rumah sakit, bahkan ke RSJ Aceh di Banda Aceh, sudah dua kali dan dokter membolehkan Dewi pulang, tetapi sampai di rumah kambuh lagi, terang abangnya yang diamini ibunya Dewi, Salmi (80).

Menurut mereka, Dewi mulai dikurung dalam dua tahun terakhir, karena sudah meresahkan keluarga, bahkan hampir membunuh abang iparnya.

Sebelum di bawa terlebih dahulu ODGJ disuntik obat penenang, kata salah seorang  tim medis RSJ Aceh yang melakukan penjemputan pasien ODGJ.  Dan Novi berharap, melalui pengobatan ini, pasien dapat pulih dan tidak ada lagi ODGJ di Aceh Selatan yang dipasung.|herian|

Editor:
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...