Breaking News

Diduga Mark Up Rekening Air, Pelanggan Komplain

Diduga Mark Up Rekening Air, Pelanggan Komplain

Langsa, BERITAMERDEKA.net - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumuning Langsa diduga melakukan mark up pembayaran tarif rekening air. Hal ini diungkapkan salah satu pelanggan yang menemukan dugaan kecurangan di struk rekening PDAM miliknya.

Bermula ketika Rian, salah satu pelanggan yang membayar rekening air ledeng miliknya ke loket pembayaran.  Ia pun kaget dengan angka rupiah yang tertera di rekening PDAM yang membengkak.

"Pagi sekira pukul 11.00 Wib, saya ke PDAM untuk bayar air, setelah ditunjukkan slip pembayaran oleh petugas di loket bahwa biaya melonjak tinggi tak seperti biasa," ungkap Rian, warga Gampong Seulalah, Langsa Lama, Jum'at (05/03/2021).

Karena curiga, Rian pun memeriksa meteran air yang ada di rumah. Ternyata ada ketidakcocokan angka yang tertera di rekening dengan yang di meteran. Dimana, di slip pembayaran tertera angka meter 400-420 M³ sedangkan di meteran masih 402 meter kubik.

"Ini kan merugikan pelanggan, belum pakai sudah dikenakan tarif. Kalau memang seperti itu aturannya, ya...harus di sosialisasikan dulu," tukas Rian lagi.

Sementara itu, Kepala PDAM Langsa, Azzahir yang dikonfirmasi, mengatakan hal ini sudah biasa, apabila terjadi kesalahan. Pelanggan dipersilahkan lapor ke bagian langganan di PDAM, nanti dikoreksi.

"Ke bagian langganan aja, nanti biar di cek ke rumah dan di foto, kalau ada kesalahan nanti di koreksi," katanya.

Lanjutnya, nanti setelah dicek, ditera, dan difoto baru dikoreksi kembali apabila ada kesalahan. | syafrul |

Editor:
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...