Breaking News

Diduga BLT Dibagi Rata, Camat Teluk Dalam Membantah

Diduga BLT Dibagi Rata, Camat Teluk Dalam Membantah

Simeulue, BERITAMERDEKA.net -  Adanya desas desus pembagian dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang dibagi rata kepada 173 Kepala Keluarga (KK) di Desa Kuala Baru, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, dibantah oleh Camat Teluk Dalam, Aidil katanya pembagian BLT yang bersumber dari Dana Desa itu telah dibagikan kepada masyarakat yang berjumlah 78 KK.

Masing masing kepala keluarga mendapatkan dana BLT sebesar Rp 600.000,-. Bahkan pembagian BLT turut dihadiri oleh unsur muspika setempat.

"Pada saat acara penyaluran yang dihadirkan oleh kepala desa adalah masyarakat yang menerima bantuan sesuai dengan pengesahan data dan penetapan kepala desa sebanyak 78 KK,"kata Camat Teluk Dalam, Aidil saat ditemui seusai apel gabungan di lapangan pendopo, Jum'at, 29 Mei 2020.

Dirinya juga membantah jika memberikan instruksi kepada Kades Kuala Baru untuk melakukan pembagian BLT secara merata kepada 173 KK.

"Kita akan panggil kepala Desa Kuala Baru untuk diberikan penjelasan terkait pembagian dana BLT tersebut,"ujar Aidil.

Jika nanti terbukti dana BLT dibagi rata terhadap 173 KK, ia meminta agar dana tersebut dapat dikembalikan dan disalurkan kepada keluarga yang berhak menerima sesuai regulasi dan ketentuan.

Seperti diketahui pembagian dana BLT yang bersumber dari dana desa itu dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima sebagai bentuk untuk membantu masyarakat yang terkena imbas dari pandemi global Covid-19.

Sebelumnya LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Simeulue menemukan adanya kejanggalan pembagian BLT di Desa Kuala Baru. Ketua GMBI Distrik Simeulue Sarwadi mengungkap sebanyak 173 KK di Desa Kuala Baru menerima dana BLT masing masing Rp 270.000 per KK, seperti yang dimuat di media Relasipublik.com pada Rabu, 27 Mei lalu.

Sementara Husin Alim, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Simeulue mengatakan jika terbukti adanya pembagian merata BLT merupakan tindakan yang tidak dapat ditolelir.

Pihaknya mengaku sudah menurunkan tim dari dinas untuk menelusuri kebenaran mengenai adanya dugaan pembagian BLT yang dilakukan secara merata. I al ashab I

Sponsored:
Loading...
Loading...