Breaking News

Bank Aceh

Dibangun Asal Jadi, Warga Kesal Posting Foto Jalan ke fb

Dibangun Asal Jadi, Warga Kesal Posting Foto Jalan ke fb

Birem Bayeun, BERITAMERDEKA.net -
Memasuki musim penghujan, umumnya warga yang tinggal di pedalaman. Mereka mengeluh dan kesal terhadap fasilitas umum yang dibangun tidak permanen oleh pemerintah.

Seperti halnya di daerah Buket Seleumak, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur. Kondisi jalan seperti kubangan. Foto tersebut diunggah di akun Facebook Dewa Gayo, Jumat (20/11/2020).

Dewa Gayo juga menuliskan Caption, "Untuk para anggota DPR yang terhormat. Mungkin bapak ibu telah begitu nyaman di kursi empuk yang bapak ibu miliki saat ini yang itu karena suara kami yang mengantarkan ketempat itu.

Mungkin bapak ibu telah begitu nyaman dengan mobil mewah anda mungkin karena hal tersebut bapak ibu lupa akan keluhan kami yang berada di Buket Seleumak, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

Untuk itu izinkan saya memperlihatkan kondisi di daerah kami yang begitu memprihatinkan. Kami juga ingin merasakan kenikmatan dari pajak yang kami keluarkan untuk pembangunan infrastruktur.

Bukankan kami telah mengantarkan anda ke parlemen, menggaji anda memberikan fasilitas mewah. Kami tidak menuntut janji kampanye anda, kami cuma menuntut anda bisa benar-benar menjadi wakil rakyat yang baik dan bertanggung jawab akan amanah yang dititipkan kepada anda".

Demikian caption tersebut, ditulis panjang lebar oleh Dewa Gayo. Dari tulisan tersebut terlihat jelas akumulasi kekecewaan warga terhadap wakil rakyat.

Menurutnya selama ini, tidak satupun wakil rakyat memperjuangkan fasilitas jalur tranportasi di daerah pedalaman yang menjadi urat nadi bagi warga yang bermukim di kawasan tersebut.

Sementara itu ditempat berbeda, kondisi yang sama dialami oleh warga Dusun Alur Canang, Gampong Semanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

Warga memblokir jalan Peureulak - Serbajadi Lokop menggunakan pohon kayu, ranting-ranting, dan aneka tanaman, seperti pisang, pinang dan tanaman lainnya.

Geuchik Gampong Semanah Jaya, Jasman mengatakan, jalan tersebut diblokir warga karena kondisinya rusak parah, berkubang-kubang, dan digenangi air sehingga sulit dilalui kendaraan.

Sebelumnya, Jasman mengaku telah melaporkan hal tersebut ke Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, namun hingga kini belum ada respon.

"Makanya jalan tersebut di blokir saja, hingga pemerintah turun tangan," tutup Jasman. | syafrul |

Sponsored:
Loading...