Breaking News

Bank Aceh

Di Aceh Jaya Jalan Rusak Parah, LSM Minta Perhatian Anggota Dewan 

Di Aceh Jaya Jalan Rusak Parah, LSM Minta Perhatian Anggota Dewan 

 Calang, BERITAMERDEKA.net- jalan yang bagus merupakan dambaan setiap orang untuk memudahkan akses masyarakat dan mempelancarkan perekonomian. Namun  di Aceh Jaya masih banyak ditemukan jalan rusak yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Hal tersebut seperti yang terlihat di lintasan jalan Teunom-Pasie Raya tepatnya di Kemukiman Pasie Raya, dimana di daerah tersebut banyak didapati jalan penuh dengan lubang.

Maulidi Divisi Sosial Lingkungan LSM Kita Peduli Minggu (11/10/2020) mengatakan jalan Teunom- Sarah Raya dalam kemukiman Sarah Raya saat ini Jalan tersebut terlihat rusak, diperkirakan terjadi sejak 2 tahun yang lalu namun belum ada perbaikan dari pihak yang bersangkutan.

Menurut Maulidi, kondisi jalan yang rusak seperti ini sebenarnya sangat berbahaya bagi pengendara, terutama pengendara sepeda motor yang rentan jatuh jika tidak lihai dalam menghindari lubang atau patahan-patahan pada jalan ini.

Ia sebutkan, salah satu penyebab jalan Teunom -Sarah Raya rusak karena dilalui oleh kendaraan-kendaraan berukuran besar yang melintas setiap harinya.

" Walaupun ada perbaikan dari pemerintah selama ini, di lintasan jalan tersebut masih saja di dapati jalan penuh dengan lobang- lobang yang bisa mengancam pengendara," kata Maulidi.

Sementara Ketua LSM Kita Peduli Abdo Rani juga menambahkan berdasarkan laporan dari anggota, jalan rusak parah bukan hanya terjadi disalah satu daerah tetapi tersebar di seluruh Aceh Jaya.

Ia menyebutkan, jalan rusak tersebut di antaranya jalan Teunom-Sarah Raya, jalan Lageun-Keunareuh kecamatan Setia Bakti, jalan Patek-Krueng Tho Kecamatan Darul Hikmah dan Jalan Arongan Mata Ie Cot Langsat kecamatan Sampoiniet.

Maka untuk mengatasi keluhan warga, pihak Lsm Kita Peduli meminta pada anggota DPRK Aceh Jaya kedepan agar fokus anggaran aspirasi untuk peningkatan jalan yang ada di beberapa titik lokasi yang dirasakan sangat perlu oleh masyarakat banyak bukan untuk segelintir warga atau kelompok.

"Harapan kami, Dewan Aceh Jaya untuk menyisihkan anggaran aspirasi untuk perbaikan jalan di daerahnya, bukan hanya terfokus pada kepentingan kelompok, ujar Abdo Rani.

Abdo Rani menambahkan,atas keluhan warga, pihaknya juga mempertanyakan kepada pemerintah Aceh Jaya tentang implementasi Qanun CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan pertambangan galian C ataupun perusahaan supplier batu kerikil terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) baik itu fasilitas umum maupun lingkungan," cetus Abdo. |musliadi|

Sponsored:
Loading...