Breaking News

Dewan Temukan Pengusaha Tambak Udang Vaname Tanpa Izin

Dewan Temukan Pengusaha Tambak Udang Vaname Tanpa Izin
Fitra Akhyar

Calang, BERITAMERDEKA.net- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Jaya melakukan inpeksi mendadak ke sejumlah tambak udang Vaname di Kecamatan Indra Jaya, Selasa 1/12/2020.

Sidak ke tambak udang tersebut dihadiri dari anggota
komisi B DPRK Aceh Jaya dan turut didampingi dari dinas DKP, DLH, Dinas Satu pintu, pengurus KNTI Aceh Jaya dan sekretaris panglima laot Aceh Jaya.

Fitra akhyar ST anggota DPRK dari Komisi B mengatakan, saat sidak bersama pihaknya menemukan sejumlah pengusaha udang Vaname belum adanya mengurus izin usahanya kepada pihak terkait.

Ia turut mencotohkan usaha tambak udang yang berada di Desa Kuala Unga dan Desa Kuala. Dimana sesuai dengan peraturan setiap usaha harus memiliki izinnya, namun kenyataan banyaknya pengusaha yang belum mengurusnya.

Fitra Akhyar sekaligus Ketua KNTI Kabupaten Aceh Jaya menjelaskan saat sidak pihaknya bukan hanya memeriksa izin usaha, tetapi pihaknya juga mendapati usaha tambak udang vaname belum membuat tempat pembuangan limbah/IPAL.

" Saat sidak bukan hanya izin usaha yang tidak ada tetapi juga tidak ada IPAL yang mengakibatkan dampak limbah kepada nelayan tradisional,ungkap Fitra Akhyar.

Selain itu, Ketua KNTI Aceh Jaya Akhyar Fitra ST yang juga anggota dewan DPRK meminta kepada pemerintah untuk lebih teliti dalam memberi izin kepada pengusaha budidaya tambak udang dan usaha lainnya di Aceh Jaya.

Hal itu di sampaikannya supaya kedepannya tidak mengalami kerusakan lingkungan gara-gara usaha atau aktivitas lainnya tanpa adanya izin sesuai dengan peraturan yang telah dikeluarkan.

Dan terakhir, ketua KNTI Aceh Jaya juga meminta kepada pengusaha untuk mengrekrut pekerja lokal demi meningkatnya ekonomi masyarakat dan mengurangi angka pengangguran di Aceh Jaya.

"Harapannya setiap pengusaha yang melakukannya usahanya di Aceh Jaya supaya bisa mentaati aturan dan pekerja juga harus direkrut dari warga Aceh Jaya," imbuh Fitra Akhyar. |musliadi|

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...