Breaking News

Destinasi Bukit Cinta, Menyuguhkan View Kota Kutacane dan Sungai Alas

Destinasi Bukit Cinta, Menyuguhkan View Kota Kutacane dan Sungai Alas

Kutacane, BERITAMERDEKA.net- Kutacane adalah ibukota Kabupaten Aceh Tenggara yang mempunyai banyak destinasi wisata alam, salah satunya Bukit Cinta. Dulu,  bukit itu dinamakan Batu Mbogoh, namun sejak dibukanya akses jalan menuju arah ke Gulo, banyak kaum muda-mudi duduk santai sambil menikmati indahnya pemandangan Sungai Alas dan Kota Kutacane yang membentang terlihat dari atas bukit.

Entah karena alasan suasana keromantisan itu, atau pengunjungnya lebih banyak muda-mudi yang tengah kasmaran, akhirnya Batu Mbogoh di Dusun Lawe Sikap Desa Batu Mbulan, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara, berganti jadi Bukit Cinta. Penabalan dari mulut ke mulut menjadikan Bukit Cinta, terkenal di kalangan remaja. Di tambah views nya yang instragammabel sangat disukai anak muda.

Dari Kutacane menuju Bukit Cinta menempuh jarak tiga kilometer, membelah pegunungan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Jalan berkelok serta mendaki, menyuguhkan pemandangan pohon-pohon nan menghijau di kiri dan kanan jalan, seolah melintas di tengah hutan.

Bagi Anda penggemar seni fotografi. Anda bakalan jatuh cinta dengan tempat ini,  karena pemandangan dari ketinggian di sana bisa membuat Anda berdecak kagum. Pengelola tempat wisata pun menyulap sejumlah spot-spot, sehingga menarik pengunjung. Juga sarana pendukung lainnya, seperti tempat ibadah, toilet, dan tempat parkir.

Selain menjual pemandangan dari atas Bukit Cinta, pengelola cafe setempat juga menyajikan minuman khas setempat, yaitu pelancong bisa menyeruput secangkir kopi dengan menggigit gula aren sebagai pemanis kopi (gula merah khas nya Aceh Tenggara-red), dan kue khikhis (lemang) serta kue kacang kuliner khas daerah setempat.

Cafe-cafe yang ada di Bukit Cinta, mulai beroperasi sekira pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB malam. Para pengunjung tak perlu khawatir kehabisan menu kopi aren, sebab sudah menjadi racikan khusus yang tersedia di semua cafe di dalam kawasan bukit cinta.    

Sejarah mula Kutacane dan Bukit Cinta

Drs, H.Talib Akbar M,Sc. selaku sejarawan dan ketua Majelis Adat Aceh (MAA) dalam wawancara tatap muka dikediamannya di Desa Pelatong, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, beberapa waktu lalu, menceritakan sejarah singkat mulanya Kutacane dan Bukit Cinta.

Sejarah Bukit Cinta dimulai dari berdirinya salah satu desa pertama di Kabupaten Aceh Tenggara, dimana desa ini dinamakan Desa Batu Mbulan yang berdiri tahun 674 Masehi oleh marga Pale Dese. Berlanjut hingga generasi ke generasi sampai saat ini.

Dan di kepemimpinan Drs, H.T. Iskandar, lah yang membentuk kepemukiman, dan membuka akses jalan menuju arah dari Mbarung menuju Bukit Cinta tembus ke Gulo. Dari situ lah, nama Batu Mbarung berganti dan sering disebut Bukit Cinta, tuturnya lagi. |  Pardi Alas |

Editor:
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...