Breaking News

Defisit Rp 9 M, Tuntutan Masyarakat Nagan Raya Tidak Dapat Diakomodir Seluruhnya

Defisit Rp 9 M, Tuntutan Masyarakat Nagan Raya Tidak Dapat Diakomodir Seluruhnya

Nagan Raya, BERITAMERDEKA.net - Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham, SE., menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK)  tahun anggaran 2022 dalam Sidang Paripurna ke satu Masa Persidangan ke III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, di ruang Sidang Utama Gedung Dewan, Senin (22/11/2021).

Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRK, Jonniadi, SE., didampingi Wakil Ketua, Dedi Irmayanda, SP. MM., dihadiri 18 dari 25 anggota dewan. Turut hadir unsur forkopimda, Kepala SKPK, Kabag Setdakab dan camat dilingkup Pemkab Nagan Raya.

Dikutip dari Siaran pers Kominfotik/Prokopim Nagan Raya, Bupati Jamin Idham menyampaikan, APBK tahun anggaran 2022 merupakan rangkaian dari sistem perencanaan, pengelolaan keuangan daerah yang bersinergi antara kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan memperhatikan arah kebijakan fiskal pemerintah tahun anggaran 2022 dengan tema percepatan pemulihan sosial ekonomi pasca covid-19.

"Kebijakan belanja daerah dalam APBK tahun anggaran 2022 fokus melanjutkan penanganan dampak pandemi covid-19, baik dari sektor sosial maupun ekonomi masih menjadi perhatian bersama," tuturnya.

"Dalam rencana penyusunan APBK Nagan Raya TA 2022 dapat kami uraikan, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp.1.095.171.632.816, 
sedangkan anggaran belanja daerah sebesar Rp. 1.104.171.632.816. Dengan demikian, terjadi defisit anggaran sebesar Rp. 9.000.000.000. "Terhadap defisit anggaran ini direncanakan akan dapat ditutupi dengan silpa tahun anggaran sebelumnya," terang Jamin Idham.

Dikatakannya, dari uraian keterangan angka tersebut secara keseluruhan rancangan APBK Nagan Raya TA 2022 masih mengalami keterbatasan anggaran, sehingga tuntutan pembangunan yang berkembang belum mampu diakomodir sepenuhnya, mengingat sumber daya keuangan yang tersedia belum sebanding dengan tuntutan publik saat ini.

Karenanya, jelas Bupati, pengalokasian anggaran dalam pembahasan nantinya diarahkan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat strategis dan menyentuh secara langsung terhadap kebutuhan yang sangat mendasar dan mendesak, agar pelayanan masyarakat dapat dilaksanakan secara optimal.

"Demikian penjelasan dan uraian kami mengenai rancangan APBK Nagan Raya tahun 2022 untuk mendapat pembahasan bersama, semoga semua upaya yang telah kita rencanakan ini dapat terlaksana dan mencapai sasaran yang diharapkan serta diridhai oleh Allah SWT," demikian tutup Bupati. |Rizal|

Editor:
Sponsored:
Loading...