Breaking News

Buyong Ie Mirah Jabat Pimpinan DPRK ,Ini Harapan Sekjen PNA

Buyong Ie Mirah Jabat Pimpinan DPRK ,Ini Harapan Sekjen PNA
Sekjen PNA Miswar Fuady saat dikonfirmasi awak media usai pelantikan Wakil Ketua DPRK I Abdya,Selasa (12/1/2021). Foto Mustafarudin

Blangpidie, BERITAMERDEKA.net - Politikus Partai Nanggroe Aceh (PNA) Kabupaten Aceh Barat Daya , Syarifudin resmi dilantik sebagai Wakil Ketua I DPRK setempat untuk masa jabatan periode 2019-2024.

Pelantikan itu berlangsung dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRK Abdya, di aula ruang rapat utama gedung dewan setempat.

Pengambilan sumpah jabatan Syarifudin tersebut dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Blangpidie, Zulkarnain , tersebut turut dihadiri Bupati Abdya, Akmal Ibrahim,SH dan Forkopimda.

Seusai pelantikan itu,Sekjen PNA Miswar Fuady menyampaikan syukur atas ridha Allah SWT sehingga pengkukuhan sumpah Wakil Ketua DPRK Abdya I dari PNA berjalan dengan baik tanpa ada kendala apapun.

Meskipun sempat terkatung-katung akibat dualisme kepengurusan di tubuh PNA, sehingga berimbas tidak dilantiknya enam pimpinan DPRK dari partai tersebut.

"Keenam pimpinan DPRK itu yaitu Ketua DPRK Aceh Selatan, Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil, Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Wakil Ketua DPRK Aceh Jaya, Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, dan Wakil Ketua DPRK Bireuen," kata Miswar.

Menurut nya,setelah dirinya kembali dipercaya sebagai Sekjan PNA dibawah pimpinan mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, empat dari enam pimpinan DPRK sudah mendapat persetujuan dari Gubernur Aceh, Nova Iriansyah untuk dilantik sebagai pimpinan DPRK.

"Untuk saat ini baru empat yang sudah disetujui, di antaranya, Wakil Ketua I DPRK Abdya, Syarifuddin, Wakil Ketua DPRK I Aceh Jaya, Irwanto NP Ketua DPRK Aceh Selatan, Amiruddin, dan Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil, H Safriadi SH," pungkas Miswar.

Sementara itu Wakil Ketua DPRK Abdya I Syarifudin . Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah turut mendukung dirinya hingga menduduki jabatan tersebut.

Menurut Buyong Ie Mirah sapaan akrapnya , ada rasa senang dan rasa sedih yang menyelimuti dirinya setelah dilantik sebagai pimpinan DPRK. Rasa senang, sebut Syarifudin, muncul karena dengan jabatan ini dirinya bisa membantu masyarakat Abdya.

Sementara rasa takut, tambahnya, muncul jika nanti ia tak dapat melakukan apa-apa yang diharapkan oleh masyarakat. "Karena saya berada di gedung DPRK berkat doa dan dukungan masyarakat, maka saya juga harus menyuarakan aspirasi masyarakat,” jelasnya. | mustafatudin |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...