Breaking News

Bupati Simeulue Gagal Divaksin, Danlanal Jadi Orang Pertama

Bupati Simeulue Gagal Divaksin, Danlanal Jadi Orang Pertama

Simeulue, BERITAMERDEKA.net - Vaksinasi perdana telah dilakukan di Kabupaten Simeulue, tahap pertama jajaran Forkopimda yang menerima vaksin Sinovac pada Jum'at sore yang dilaksanakan di Poliklinik RSUD Simeulue.

Dari enam belas peserta rencana yang akan divaksin tidak semua dapat melewati tahap demi tahap.

Masi dalam koridor protokol kesehatan Covid-19, dalam pelaksanaan kegiatan Vaksinasi dilaksanakan sesuai dengan 16 syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan bagi masyarakat penerima vaksin.

Bupati Simeulue, Erli Hasim menjadi peserta pertama yang diberikan kesempatan untuk melakukan vaksinasi, namun terhenti pada tahap skrining setelah diberi pertanyaan oleh petugas kesehatan.

Diketahui Bupati Simeulue pertama dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, namun dinyatakan kembali sembuh setelah melakukan isolasi mandiri pada Oktober 2020 lalu.

Tidak hanya Bupati, beberapa pejabat lainnya juga gagal divaksin seperti Ketua DPRK Simeulue, Sekretaris Daerah dan beberapa pejabat lainnya.

Sementara pejabat yang berhasil melewati tahapan skrining dan telah dilakukan penyuntikan vaksin Sinovac yakni Danlanal Simeulue, Kapolres dan Ketua Mahkamah Syariah Sinabang.


Pada pelaksanaan vaksin pertama di Simeulue yang dinyatakan memenuhi verifikasi layak divaksin dan menjadi penerima pertama adalah Komandan Lanal Simeulue Letkol Laut (P) Ahmad Fahribi S.E., M.M., M.Tr.Opsla.

Tiga tahapan yakni registrasi, verifikasi dan screaning sebelum pelaksanaan penerimaan vaksin dan satu tahapan terakhir yakni monitoring KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi/Vaksin).


Dalam kesempatanya Komandan Lanal Simeulue menyampaikan bahwa tidak perlu takut dan risau untuk menerima vaksin Covid 19 karena seluruh tenaga medis telah dibekali cara dan bagimana syarat bagi masyarakat yang layak menerima vaksin.

Tiga hapan sebelum pelaksanaan vaksin dan satu ahapan pasca pelaksanaan vaksinasi merupakan tahapan yang menjadi sikap keseriusan pemerintah Pusat ataupun Daerah dalam memberikan vaksin kepada masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Simeulue.

Sementara Bupati Simeulue, meski gagal dilakukan penyuntikan vaksin ia meminta masyarakat tidak terpengaruh dengan berita hoak di media sosial mengenai vaksin Sinovac.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada Nakes yang berada di garda terdepan dalam memerangi virus Corona.(*)

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...