Breaking News

Bupati Ikut Patroli Jam Malam

Bupati Ikut Patroli Jam MalamFoto :Ist..
Bupati T Irfan bersama kapolres

CALANG | BERITAMERDEKA.NET - Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, menggelar patroli rutin berlakunya jam malam di Pusat Kota Calang dan kecamatan. Kali ini, bupati dan kapolres ikut serta dalam razia tersebut.

Sasaran patroli dilakukan dipusat keramaian dalam kabupaten, dipimpin langsung Bupati Aceh Jaya, Teuku Irfan TB, bersama Dandim Aceh Jaya, Kapolres Aceh Jaya, Kasatpol PP dan WH, Selasa 31 Maret 2020.

Bupati Teuku Irfan, saat ditemui mengatakan, patroli jam malam kedua dilakukan kemarin, mulai dari Kecamatan Jaya, Lamno, hingga ke kecamatan Setia Bakti, imbuhnya, Kamis (2/4/2020).

Semua bertujuan mengawasi masyarakat guna tidak berkeliaran dan berkumpul di warung kopi . Ini kita lakukan sesuai dengan intruksi dari Forkopimda Aceh, tentang bahayanya virus Corona dan memutus mata rantai penyebaran virus itu kepada masyarakat.

Sehari sebelumnya, Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, kata Irfan TB, pihaknya juga melakukan patroli pemantauan jam malam di Kecamatan Teunom, hingga ke Kecamatan Krueng Sabee, dan Kota Calang.

Dalam patroli tersebut, kami turut melibatkan Anggota Satpol PP dan WH, yang didampingi personil Kodim 0114 Aceh Jaya, personil POLRES Aceh Jaya dan Satgas Satpol PP dan WH serta Satgas BPBK Kabupaten Aceh Jaya.

Selain itu, kita juga menyampaikan isntruksi dari Gubernur Aceh, kepada masyarakat tentang tata kelola pasar yang mengatur sejumlah hal sebagai upaya memutuskan mata rantai penyebaran virus corona.

"Setiap warga yang ingin berbelanja kebutuhan pokok di pasar, diharapkan harus menjaga jarak minimal 1,5 meter saat bertransaksi." Kata Irfan, Kamis 2 April 2020.

Terkait berlakunya jam malam, saya mehimbau dan meminta seluruh masyarakat untuk dapat mematuhinya pemberlakuan jam malam, yang dimulai dari pukul 20.30, hingga ke pukul 05.30 Wib.

Kepada aparatur gampong, pesan Irfan TB, untuk mengecek setiap pemudik yang tiba dari luar Aceh, dan diharuskan menjalani karantina mandiri selama 14 hari.

Lebih lanjut, Teuku Irfan TB, juga meminta kepada camat untuk mengkoordinir keuchik dalam kecamatannya untuk melakukan pendataan para pemudik yang masuk ke gampongnya. "Tolong pak camat, kontrol ini semua dan dievaluasi serta dilaporkan kepada saya. | red |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...