Breaking News

Bupati dan Kapolres Saksikan Pemusnahan 45 Kg Sabu

Bupati dan Kapolres Saksikan Pemusnahan 45 Kg Sabu

Aceh Timur, BERITAMERDEKA.net
Seberat 45 kg sabu barang bukti sitaan dimusnahkan dilapangan Apel Mapolres Aceh Timur dengan disaksikan sejumlah unsur pejabat Muspida Plus dalam lingkungan Kabupaten Aceh Timur, Senin 18 Mei 2020.

Dengan menghunakan mesin molen pengaduk semen, Narkoba jenis sabu itu dimusnahkan.

Hadir dalam acara pemusnahan barang haram ini dan sekaligus di saksikan oleh Bupati Aceh Timur Hasballah HM Thaeb, Dandim 0104/Atim Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, Kepala Kejaksaan Negeri Idi Asbun Hasbullah, Ketua Pengadilan Negeri Aceh Timur diwakili oleh Hakim Reza Bahtiar Siregar, Ketua DPRK Aceh Timur Muhammad Daud alias Abi Pante Panah, Kepala BNN Langsa AKBP Basri, Danki Brimob 2 B Aramiah Iptu Yazona Fajar Sidik, dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Timur Hasballah M Tayeb menyampaikan, Kabupaten Aceh Timur merupakan wilayah luas dengan kondisi geografis alam terbuka, sering dijadikan perlintasan jalur peredaran narkoba karena lautan yang membentang cukup luas.

Sehingga memudahkan masuknya barang haram tersebut melalui jalur tikus yang tidak terpantau aparat keamanan.

Karena itu, mengajak semua pihak saling bekerja sama untuk memberikan informasi ataupun penindakan terhadap pengedar maupun pemakai barang haram tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Polres Aceh Timur yang telah mengungkap kasus narkoba, sehingga menjadi pembelajaran bagi yang lain agar mendapatkan efek jera untuk tidak melakukan kegiatan yang dilarang hukum dan agama yang akan menghancurkan akhlak manusia dan generasi muda,” kata Hasballah di depan para undangan yang hadir.


Selain Bupati memberikan arahan pada kesempatan itu, Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro SIK mengatakan, barang bukti sabu seberat 45 kg yang diamankan oleh Satresnarkoba Polres Aceh Timur pada Jumat 17 April 2020 di Gampong Naleung, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur.

Selain mengamankan barang bukti itu, petugas juga berhasil meringkus lima tersangka.

Lanjut Kapolres, kelima tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Jo 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati atau paling lama 20  tahun atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan atau pidana denda Rp10 miliar.

Pada kesempatan itu, Kapolres mengimbau seluruh masyarakat agar jangan ragu untuk melaporkan segala kejahatan yang terjadi di sekitarnya, khususnya penyalahgunaan narkotika.

“Situasi sekarang ini marilah kita tetap mematuhi anjuran-anjuran pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran virus Covid-19,” himbaunya kepada semua hadirin. | syafrul |

Sponsored:
Loading...
Loading...