Breaking News

Bupati Bireuen Kunjungan Kerja di Dua Desa di Kemukiman Paloh

Bupati Bireuen Kunjungan Kerja di Dua Desa di Kemukiman Paloh

Bireuen, BERITAMERDEKA.net - Dalam satu kesempatan mengunjungi Gampong Seneubok Lhong, Kecamatan Jeumpa dalam rangka peresmian BUMG Maju Bersama dan peninjauan jalan yang rusak di gampong tersebut, Kamis (26/11) Bupati Bireuen memanfaatkan waktu untuk mengunjungi dua drsa lainnya di Kemukiman Paloh melihat kondisi jalan dan waduk di dua desa tersebut.

Dalam Kunjungan di Gampong Paloh Panyang, Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si yang didampingi sejumlah Kepala SKPK dan Camat Jeumpa, Tarmizi, ST serta Mukim Paloh, Anwar Thaleb, Geuchiek Gampong Paloh Panyang, Supriadi dan Geuchiek Gampong Blang Rheum, Edi M Nur, melihat secara lansung kondisi jalan yang belum teraspal di Gampong Paloh Panyang yang disebutnya akan ditangani jika nantinya tersedia dana pada tahun anggaran mendatang.

Bupati Muzakkar juga melihat secara dekat, waduk (Paya) Paloh Panyang yang terbengkalai sejak tahun 2015, menyusul pintu air yang tergantung dan tidak bisa menutup rapat bagian bawahnya. Sehingga air yang ada dalam waduk terkuras melalui pintu air yang tampak renggang. Akibatnya terjadi penyusutan air dalam waduk, yang akhirnya waduk tersebut menjadi kering tidak dapat difungsikan lagi untuk mengairi areal persawahan.

Seperti diungkapkan Sekdes Paloh Panyang M Nazar kepada media ini, bahwa bupati sangat prihatin melihat kondisi waduk tersebut, dan Bupati Berjanji akan menanganinya dalam waktu dekat, sehingga nantinya bisa dimanfaatkan petani untuk mengairi areal persawahannya. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Bireuen yang mau meninjau langsung, kondisi jalan dan waduk yang terbengkalai cukup lama, sehingga butuh penanganan segera yang ternyata saat itu juga mendapat bupati,” ujar M Nazar.

Usai menerima keluhan masyarakat setempat menyangkut infrastruktur jalan dan waduk yang membutuhkan penanganan segera, selanjutnya Bupati Muzakkar mengunjungi Gampong Blang Rheum untuk melihat kondisi dua waduk di desa tersebut, masing-masing Waduk Paya Geudeubang. “Paling mendesak untuk ditangani segera adalah Waduk Paya Cut, yang harus dinormalisasi,” kata Geuchiek Edi, M Nur.

Menurut Edi M Nur kondisi waduk Paya Cut, diakuinya mulai dangkal, menyusul banyaknya sendimen yang berisikan lumpur dalam waduk tersebut, sehingga jika turun hujan lebat, air dalam waduk cepat meluap sampai ke tebing dan jalan-jalan seputar waduk yang ikut tergenangi air.. “Yang kami kuatirkan, jika sampai tahun 2022, tidak dilakukan normalisasi, kami pastikan arealnya akan di manfaatkan warga untuk areal persawahan, yang tentu saja hal ini yang tidak diinginkan,” sebut Edi M Nur kepada Bupati Bireuen.

Namun yang melegakan pihaknya, Bupati Bireuen menaruh perhatian serius untuk menanganinya segera, yang tentunya disesuaikan dengan keuangan yang ada di Pemkab Bireuen, mengingat kebutuhan dana untuk normalisasi Waduk Paya Cut, relative besar, sehingga harus ditangani pemerintah kabupaten setempat. “Kami juga sangat sangat berterima kasih kepada Bupati Bireuen atas kepedulian dan perhatiannya kepada Warga Gampong Blang Rhem,” ujar Edi M Nur seraya mengatakan bupati juga melakukan peninjauan ke Waduk Paya Geudeubang yang disebutnya waduk itu, kelak akan ditata sebagai tempat wisata, jika tersedia anggaran untuk itu.

Di akhir peninjauan lapangan, Bupati Bireuen menyampatkan diri datang ke areal Pembangunan Mesjid Jamik Istiqamah yang sedang dibangun yang berlokasi di Desa Blang Rhem, Kemukiman Paloh, Kecamatan Jeumpa. Dalam kesempatan itu, Bupati Muzakkar menyerahkan bantuan pribadi, sebanyak 100 sak semen yang diterima Ketua Panitia Pembangunan Mesjik Istiqamah, Anwar Thalib yang juga Kepala Mukim Paloh.(Maimun Mirdaz)

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...