Breaking News

Bupati Akmal Bilang Allah Kabulkan Surin Sebagai Pelabuhan Terbesar di Aceh

Bupati Akmal Bilang Allah Kabulkan Surin Sebagai Pelabuhan Terbesar di Aceh
Bupati Akmal Ibrahim bersama Direktur Utama PT Mitra Aceh Sejahtera saat menandatangani kontrak perjanjian Pelabuhan Teluk Surin, Jum'at (12/11/2021).

Blangpidie, BERITAMERDEKA.net - Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim, SH., menandatangani perjanjian tentang pengelolaan dan pemanfaatan lokasi pembangunan Pelabuhan Teluk Surin dan kawasan industri terpadu bersama PT Mitra Aceh Sejahtera.

Prosesi penandatangani berlangsung di Pendopo Bupati disaksikan unsur Forkompinda, SKPK, para Pengusaha dan tamu lainnya.

Menurut Akmal, konsep pembangunan Pelabuhan Teluk Surin memerlukan kerjasama yang luas baik dengan pihak swasta, politisi, pengusaha hingga tokoh masyarakat serta membutuhkan satu kesatuan yaitu kesejahteraan.

"Pemerintah tentunya bisa melakukan pembangunan pelabuhan dimaksud, namun membutuhkan waktu yang lama karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM), anggaran hingga kemampuan teknis,” katanya sembari tepuk tangan.

Pemerintah Abdya dari awal telah mendukung dunia usaha secara konkrit, contohnya pertama semua pengurusan  izin yang diurus tidak dikenakan biaya satu persenpun dan dia menjamin hal itu.

"Bukan hanya perizinan yang gratis, namun Pemkab Abdya juga memberikan kemudahan yaitu sebuah tempat usaha yang lengkap dengan perizinan," tegas Akmal.

Disebutkan Akmal, rekomendasi AMDAL juga digratiskan dan dokumen lainnya yang menyangkut dengan pemanfaatan pelabuhan Teluk Surin. "Secara tegas kami menyatakan memberi dukungan,” ucapnya.

"Inilah alasan mimpi Aceh memiliki pelabuhan besar sebagai gerbang laut ekonominya, seperti Belawan di Sumut, tak akan pernah bisa terwujud. Sebabnya hanya satu, yakni Aceh tidak mempunyai laut yang dalam seperti Belawan di daratan Aceh kecuali Sabang. Menurutnya, saat ini yang terdalam itu Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara. Cuma tanggung hanya untuk kapal maksimum 10.000 ton, Pelabuhan Malahayati 3000 ton, Pelabuhan Calang 6000 ton, Meulaboh, Abdya dan Aceh Selatan sekitar 2000 ton ke bawah.

Artinya, hanya setengah kemampuan Belawan saja laut Aceh tidak sanggup. Akan tetapi laut Teluk Surin di Abdya, sanggup menampung kapal di atas 100.000 ton. Itu alasan mengapa pada zaman dulu Amerika sudah tahu hingga armada dagang dan kapal perangnya singgah di Surin. Ironisnya, potensi Surin ini belum banyak diketahui para pemimpin Aceh.

Diakuinya, ia sangat paham tentang sejarah Surin ini, sebab saya awalnya pernah menjadi wartawan selama 18 tahun. Semua kriteria itu ada di Teluk Surin. Dan Allah kabulkan doa kita semua  untuk menjadi pelabuhan terbesar di Aceh,” demikian Akmal.

Editor:
Sponsored:
Loading...