Breaking News

Terkait Tuntutan Keadilan Araniko Alfalah

Bupati Aceh Tengah Sebut Surat Terbuka Tenaga Honorer Dinas Pertanahan, Salah Alamat

Bupati Aceh Tengah Sebut Surat Terbuka Tenaga Honorer Dinas Pertanahan, Salah Alamat
Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar. (Foto Roma)

Takengon, BERITAMERDEKA.net - Surat terbuka dari tenaga honorer Dinas Pertanahan Aceh Tengah, Araniko Alfalah, yang dilayangkan ke Bupati Shabela, dinilai salah alamat. Pasalnya kasusnya sudah ditangani Polda Aceh, jadi bupati merasa bukan otoritasnya lagi. Hanya saja bupati berjanji akan mencari pendampingan jasa hukum/advokat.

Terkait  pembebasan tanah proyek pembangunan jembatan dan jalan ruas Genting Gerbang - Simpang Uning di Kampung Uning Pegantungen, Kecamatan Bies, Kabupaten Aceh Tengah, masih menyisakan sengkarut ganti rugi tanah hingga kasusnya ditangani Polda Aceh.

Seperti berita sebelumnya, seorang pegawai honorer Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Tengah, merasa menjadi tumbal atas perintah pimpinannya hingga menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Lalu, Araniko Alfalah  mengirimkan surat terbuka kepada sejumlah pihak terkait, salah satunya Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, untuk meminta keadilan.

Namun, Drs. Shabela Abubakar merasa surat terbuka tersebut, salah alamat. "Seharusnya surat minta keadilan tersebut disampaikan kepada Kapolda, bukan ke saya, karena kasusnya diperiksa oleh pihak kepolisian daerah Aceh," tukasnya, usai melantik lima Reje di Kantor Camat Pegasing, Sabtu (03/04/2021).

Hanya saja, Bupati Aceh Tengah meyakini, proyek tersebut tidak terjadi permasalahan bahkan ancaman pidana. Dan juga Shabela tidak mengetahui hal tersebut, kasus itu sempat ditolak di Aceh Tengah, namun kini diproses oleh Polda.

"Tidak ada masalah, hanya dokumen salah nomor sertifikat, disini kita tolak kasusnya tapi melambung ke Polda," kata Shabela. Bahkan, tambah Shabela, tidak ditemukan adanya tindak pidana korupsi hanya kesalahan dokumen.

" Uangnya masih ada di KPPN, korupsinya dimana, hanya salah sertifikat saja, hati masyarakat sakit,ya  kita minta maaf, untuk apa malu  jika tanahnya memang kenak, kita ganti rugi, yang lain kita bantu siapkan pengacara," tutup Shabela. | Roma |

Editor:
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...