Breaking News

Bank Aceh

Bulan Ramadhan, Jamaah Ramai Dalam Masjid

Bulan Ramadhan, Jamaah Ramai Dalam Masjid
Usai Shalat tetap dalam masjid | foto r ismail

Banda Aceh, BERITAMERDELA.net -  Cuaca di Provinsi Aceh, khusnya Kota Banda Aceh akhir akhir ini atau awal Ramadhan 1441 Hijriyahi terasa dingin. Hal ini menyebabkan sejumlah warga memilih berlama-lama di dalam masjid sesudah melaksanakan kewajiban shalat.

Sejak sata atau awal Ramadhan cuaca di Banda Aceh terus mendung dan hujan gerimis, sehingga masyarakat malas keluyuran ke luar kecuali hanya ke masjid dan berlama-lama beritikaf di masjid.

Misalnya saja, di Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Agung Al-Makmur Lampriet, Masjid Polisi di Kuta Alam dan Masjid Baiturrahim Ulee Lheue, Kecamatan Merxa, Banda Aceh. Puluhan orang masih bertahan di dalam masjid itu usai melaksanakan shalat farzu dhuhur. Sebahagian memilih berlama-lama di masjid, baik untuk sekedar beristirahat, membaca Al-Quran dan sebagian merebahkan diri (tidur-tiduran) di lantai masjid.

Sejak wabah corona melanda, secara umum masjid di Aceh terutama di Banda Aceh, oleh pihak pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) telah menggulung dan memindahkan sajadah yang sebelum terhampar di Rumah-rumah Allah itu. 

Para jamaah ini, saling bercengkerama dan bersilaturahmi, meski tidak melakukan jabat tangan karena pengaruh virus corona. Meskipun demikian sebahagian kecil lainnya justru terlelap dalam tidur. Dan ada juga yang sembari berselancar di dunia maya dengan gadget yang dimiliki. Sedangkan di dalam masjid, sebahagian memilih beribadah dengan melaksanakan shalat sunat, itikaf dan tilawah.

Menurut salah seorang warga atau jamaah di Masjid Raya Baiturrahman, Razali, Selasa 28 April 2020 mengaku memilih beristirahat di masjid lebih baik ketimbang mesti keluyuran di jalanan. Sebab, selain dapat melaksanakan ibadah-ibadah sunat di bulan Ramadhan, dirinya juga berupaya menghidarkan diri dari dehidrasi akibat terkena wabah virus corona atau covid-19 yang sedang mewabah di dunia ini termasuk Aceh.

Hal sama juga diungkapkan seorang jamaah lain di Masjid Polisi Kuta Alam, Banda Aceh Maimun, selama Ramadhan ini kami lebih banyak berdiam diri di masjid ketimbang keluyuran di luar sana yang tidak tahu arah tujuannya ke mana.

"Kan lebih baik istirahat di Masjid. Biar gak terlalu haus dan lemas karena mutar-mutar di jalan yang terkadang siapa tahu ada dampak covid-19," ujarnya seraya menambahkan pihak kenaziran masjid sendiri sepertinya tidak terlalu menyoal dengan prilaku para jemaah ini.

"Pihak BKM senang dengan para jemaah yang beristirahat di masjid. Karena, mereka melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Ini lebih baik ketimbang keluyuran di jalan dan bahkan duduk di tempat-tempat umum lainnya," tandas Nazir Masjid Jami’ As-Sadaqah Lamlagang, Banda Aceh, Syukri.|R. Ismail |

Sponsored:
Loading...