Breaking News

Bank Aceh

Bisnis Jasa Penggiling Bumbu Masak

Bisnis Jasa Penggiling Bumbu Masak
Penggiling Bumbu Masak

BISNIS jasa penggilingan cabai merah (bumbu masak) di Kota Banda Aceh makin bergairah. Berbagai pengusaha kecil banyak meninggalkan usaha awalnya beralih ke jasa penggilingan bumbu masak. Karena bisnis ini memberikan peluang yang menjanjikan meski arus perputaran ekonominya bermain di level rendah, namun perputarannya tak pernah henti.

Selain menyediakan jasa penggilingan untuk bumbu masak, pengusaha dengan fasilitas peralatan berupa satu unit alat penggilingan dilengkapi mesin penggerak berbahan bakar bensin berukuran dua sampai lima tenaga kuda (PK), juga dipergunakan untuk menggiling beras tepung.

Sekali menggunakan jasa penggilingan ini, para pemakai jasa harus mengeluarkan biaya senilai Rp.4.000 hingga Rp.5.000 per kilogram. Makin banyak atau bertambah berat yang akan digiling, makin bertambah juga biayanya.

Kalau menggiling beras menjadi tepung, biayanya sedikit lebih mahal, karena prosesnya memakan waktu. “Saya terlebih dahulu merendam beras hingga satu jam baru bisa digiling. Untuk satu kilogram-nya, saya memasang tarif Rp.5.000 hingga Rp.7.000 per kg, “kata Ahmad yang membuka usahanya di Pusat Pasar Banda Aceh, Selasa 02 Juni 2020

Menurut Ahmad, usaha ini sudah digelutinya sejak 10 tahun silam. “Alhamdulillah, saya sudah bisa menyekolahkan anak saya ke jenjang perguruan tinggi, “jelasnya.

Ahmad mengaku sebelum menggeluti pekerjaan ini, dulunya berjualan ikan laut. Saat itu bisnisnya naik turun tidak menetap dan tidak bisa menyimpan uang (menabung uang). Namun setelah beralih ke usaha penggilingan ini, hidupnya sedikit lebih tenang.

Disamping jasa penggilingan cabai (bumbu masak) dan tepung, Ahmad juga menyediakan bumbu giling untuk dijual, seperti kunyit giling, jahe giling, serai giling, merca, cabai merah, dan jenis lainnya yang diperuntukkan bagi kelengkapan bumbu daging dan ayam.

Zulkifli yang kesehariannya menggunakan jasa penggilingan dalam memenuhi kebutuhan rumah makan yang dikelolanya, mengatakan kepada BERITAMERDEKA, dia lebih memilih memakai jasa penggilingan cabai daripada harus membeli cabai yang sudah digiling.

Alasannya, cabai yang dibawa untuk digiling lebih segar daripada membeli cabai yang siap saji.

Dipaparkannya, meski harga cabai merah giling stabil sekitar Rp.25.000 per kg atau tidak pernah naik turun, namun mutunya lebih rendah daripada cabai sendiri yang digilingkan langsung. Karena cabai merah siap saji ini diolah dari cabai kering yang sudah lama disimpan.

“Bahkan bisa mencapai berbulan lamanya, jadi kita khawatir mutu masakan kita menurun, “kata pemilik rumah makan di Pasar Aceh itu.| rusli ismail |

Sponsored:
Loading...