Breaking News

Bisnis Etnis Tionghoa Dibalik Tradisi Meugang di Aceh

Bisnis Etnis Tionghoa Dibalik Tradisi Meugang di Aceh

Bireuen, BERITAMERDEKA.net – Pemotongan sapi dan kemudian dijual daging lembu untuk kebutuhan meugang di Aceh, selalu banyak peminatnya, sehingga produk kulit lembu melimpah.

Dibalik harga daging yang selangit, ada bisnis kulit lembu yang pendapatannya menggiurkan. Inilah yang diintip pengusaha etnis Tionghoa.

Untuk mendapatkan kulit lembu tersebut, pengusaha luar ini membelinya melalui agen di Aceh dengan harga fantastis.

"Kami beli dari penjual daging, harga berkisar Rp 7.000 sampai Rp 10.000 per kilogramnya," kata seorang agen yang tak ingin disebut namanya, di Bireuen, Senin (12/4/2021).

Semua kulit lembu dijual pada etnis Tionghoa di Jakarta dengan harga berkisar Rp 12.000/Kg ke atas, yang dikirim melalui jalur darat.

Saat ditanya untuk apa kulit lembut tersebut, agen yang juga suku Aceh itu tidak mengetahui pasti. "Mungkin untuk jok mobil, sepatu, dan sebagainya," kata warga Bireuen ini.

Pantauan BERITAMERDEKA.net di lapangan, setengah hari dihabiskan agen sebanyak Rp 30 juta untuk membeli kulit. Namun masih banyak yang belum tertampung kulit lembunya, sebab si agen telah kehabisan modal.

Menurutnya, ia mengangkut dua ton lebih kulit lembu untuk dijual ke Jakarta. |AMIR|

Editor:
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...