Breaking News

Berita Media Dianggap Fitnah, Kadis Pendidikan Langsa Lapor Wartawan ke Polisi

Berita Media Dianggap Fitnah, Kadis Pendidikan Langsa Lapor Wartawan ke Polisi

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
Kadis Pendidikan Kota Langsa, Dra Suharti binti Kardi Prawirodiharjo, melaporkan seorang wartawan ke polisi.

Diduga laporan itu menyangkut dengan pemberitaan media online Afnews.co.id, tanggal 26 Juli 2020 dengan judul "Utak Atik Kepala Sekolah dan Surat Palsu Ala Kadis Pendidikan Langsa" berbuntut panjang.

Pasalnya, berita tersebut dianggap mencemarkan nama baik Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Ibu Suhartini.

Suhartini

Kini, Suhartini bersama kuasa hukumnya telah melaporkan T Syafrizal SE selaku pendiri dan sekaligus menjabat Pemimpin Redaksi media tersebut ke Polres Langsa, Rabu 5 Agustus 2020.

Dukumen yang diterima BERITAMERDEKA.net adalah Surat Keterangan Tanda Bukti Lapor dengan nomor : SKTBL/VIII/RES.1.24./2020/ACEH/Res Langsa.

Laporan Polisi

Adapun uraian singkat dari SKTBL tersebut adalah, berdasarkan Laporan Polisi nomor LP/123/VIII/RES.1.24/2020/Aceh/Tes Langsa, tanggal 5 Agustus 2020 tentang tindak pidana pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud pasal 27 ayat 3 Undang Undang no 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang Undang no 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Dalam laporan tersebut juga menyebut waktu kejadian, pada Minggu 26 Juli 2020 sekira pukul 11.00 WIB. Selanjutnya tempat kejadian, di Media Sosial pesan singkat WhatsApp diseputaran Kota Langsa.

Selanjutnya, dari informasi yang dihimpun media ini, sekira jam 14.00 WIB Kadis Pendidikan dan Kebudayaan juga menggelar konferensi pers di kantornya, Rabu kemaren.

T Syafrizal

Dihadapan awak media, Suhartini mengatakan, melakukan upaya hukum karena tidak terima dan dianggap mencemarkan nama baiknya dan telah menyebarkan berita bohong serta fitnah selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa.

Sementara itu, menurut keterangan terlapor, T Syafrizal mengatakan, karena laporannya tanggal 26 Juli 2020, di duga kuat tentang berita tersebut.

"Kita ikuti saja proses hukumnya," kata Syafrizal. |syafrul|

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...