Breaking News

Berhasil Tangani Covid-19, Apresiasi untuk Pemerintah Aceh 

Berhasil Tangani Covid-19, Apresiasi untuk Pemerintah Aceh 
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Sekda dr Taqwallah dan sejumlah SKPA rapat menyangkut dengan persiapan penyusunan tatacara New Normal | foto ist

 Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net – Berbagai kalangan dan elemen masyarakat menilai sungguh luar biasa prestasi dan kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh, dikomandoi Nova Iriansyah dalam upaya menangkal penyebaran corona virus (Covid-19).

Langkah dan kinerja Pemerintah Aceh itu sangat positif dan bagus sehingga membuat jumlah kasus positif Covi-19 bisa ditekan dan minim sekali sehingga menjadi contoh serta mendapat pengakuan dari Pemerintah Pusat. “Ini pantas dan patut diberi apresiasi, “ujar Koordinator Forum Aceh Syariah (FAS), Hidayat kepada BERITAMERDEKA.net, di Banda Aceh, Senin 01 Juni 2020. 

Hidayat

Kordinator Forum Aceh Syariah (FAS), Hidayat menyampaikan langkah Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam menangkal penyebaran corona virus (Covid-19) sangatlah luar biasa sehingga daerah Serambi Makkah ini mendapat pengakuan sebagai zona hijau.

Menurut Hidayat, apresiasi ini layak diberikan bukan tanpa alasan, mengingat Pemerintah Aceh telah menjalani strategi beberapa langkah antisipatif dalam pencegahan penyebaran corona virus (Covid-19), seperti pembukaan dua posko informasi corona, pemberlakuan jam malam, sosialisasi perilaku hidup sehat dan bersih, menghindari tempat perkumpulan msssa yang dianggap tidak penting serta memperbanyak konsumsi sayur dan buah agar imun tetap terjaga.

Kedua Posko dimaksud telah berjalan dengan baik, yakni Posko pertama yang berada di Dinas Sosial Aceh, Banda Aceh dan Posko kedua berada di Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA)  di Jakarta.

Kemudian, kata Hidayat, Pemerintah Aceh juga telah melakukan blockade lalulintas angkutan umum di perbatasan Aceh- Sumatera Utara hingga menyalurkan sembako kepada masyarakat Aceh yang terdampak ekonomi akibat covid 19. “Bukankah ini suatu kinerja yang patut mendapat jempol dari masyarakat dan Pemerintah Pusat, “ ungkap Hidayat dalam nada bertanya.

Tidak hanya itu, Pemerintah Aceh juga meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga wudhu, beribadah, berdoa kepada Allah sebagai bentuk meminta perlindungan kepada Allah.

Langkah dan kebijakan lain juga, Pemerintah Aceh meliburkan seluruh sekolah yang ada di Aceh selama pandemi Covid-19. Mulai dari Tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, yang juga bagian dari bentuk pencegahan Covid-19.

Karena berkat kerja keras Pemerintah Aceh dan kepatuhan masyarakat, sehingga Provinsi Aceh sejak dua hari lalu mengumumkan bebas merawat pasien covid-19, semuanya sembuh sehingga secara otomatis Aceh menjadi “zona hijau” bebas  pasien virus corona dan dapat beraktivitas seperti biasa.

Bebas Covid-19, Pemprov Siapkan Protokol New Normal
Sementara itu Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di dampingi Sekda Aceh, Taqwallah dan sejumlah Kepala SKPA, sebelumnya telah melakukan rapat penyusunan panduan memasuki New Normal di lingkungan perkantoran dan sentra ekonomi masyarakat, di ruang rapat Sekda Aceh, Rabu, 27 Mei 2020

Hal itu sehubungan dengan diumumkannya Provinsi Aceh bebas merawat pasien covid-19, semuanya sembuh sehingga secara otomatis Aceh menjadi “zona hijau” bebas  pasien virus corona dan dapat beraktivitas seperti biasa.

Walaupun demikian Pemerintah Aceh tetap mempersipkan protokol kesehatan memasuki fase new normal, khusunya di lingkungan pemerintahan  dan sentral ekonomi masyarakat.

Dengan adanya panduan ini, beragam aktivitas masyarakat diharapkan dapat kembali berjalan normal dengan pola perilaku baru yang bersandar pada penerapan protokol kesehatan, guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.

“Kita akan terapkan terlebih dahulu di lingkungan pemerintahan seperti pada staf di jajaran Pemerintah Aceh, setelah itu akan kita perluas,” ujar Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, dalam rapat persiapan new normal tersebut.

Taqwallah mengingatkan, dalam menghadapi pandemi Covid-19, semua pihak di imbau tidak panik namun tetap mawas diri, tidak boleh menyepelekan virus ini. “Kita terus berupaya sampai Covid-19 dinyatakan berakhir sebagai pandemi global,” tegas Taqwallah.

Taqwallah juga mengingatkan, jika pada waktunya Covid-19 dinyatakan berakhir sifat pandeminya, beberapa perilaku menjaga kebersihan dan kesehatan penting dilanjutkan, termasuk perilaku memakai masker jika berada dilingkungan ramai. | rusli ismail |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...