Breaking News

BBU Setia Bakti Salurkan Benih Padi Unggul Berpenyakit

BBU Setia Bakti Salurkan Benih Padi Unggul Berpenyakit

Calang, BERITAMERDEKA.net-Sejumlah petani di Desa Padang Datar Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya merasa kecewa terhadap bibit benih padi unggul produksi Balai Benih Utama (BBU) Setia Bakti. Mereka menyalurkan benih padi unggul, tapi berpenyakit.

Kekecewaan para petani di daerah tersebut lantaran, benih padi yang diterima mereka yang mau siap tanam diserang penyakit, sehingga sawah yang sudah dibajak tidak bisa ditanam.

Mahdi Amin salah seorang petani setempat menunjukkan bibit benih padi yang diterima dari pemerintah melalui Dinas Pertanian Aceh Jaya yang timbul penyakit dan menguning.

Menurut Mahdi Amin, benih padi miliknya tersebut rencana hendak ditanam ke sawahnya, namun bibit yang disemai semuanya menguning dan diduga telah diserang penyakit, sehingga mau tak mau terpaksa juga menanamnya walaupun benih tersebut diserang penyakit.

Ia menjelaskan, ini baru pertama terjadi setelah sekian lama diberikan bantuan benih padi oleh pihak Dinas Pertanian, padahal benih tersebut merupakan produksi balai benih daerah Aceh Jaya.

" Kami selaku petani sangat kecewa terhadap bibit benih unggul yang diberikan oleh pemerintah dari balai benih utama setia bakti, akibatnya kali ini para petani bisa terjadi gagal tanam, " kata Mahdi Amin, Rabu 18/11/2020.

Dijelaskan, mewakili petani Desa Padang Datar meminta pada pemerintah, jika hendak memberikan benih unggul harus benar-benar unggul baik dari kualitas maupun kuantitas dan bebas dari hama penyakit.

"Sehingga petani tidak kecewa terhadap bantuan dari pemerintah, apalagi dibidang pertanian karena pertanian merupakan program unggulan dari pemerintah dalam swasembada pangan," terangnya

Dan terkait hal itu, menurut Mahdi Amin telah disampaikan ke pihak penyuluh terhadap benih padi yang diberikan pemerintah diserang berpenyakit, dan akibatnya masa tanam kali ini bisa gagal lantaran tidak ada benih lain untuk ditanam.

" Saya mahdi sebagai petani di Desa Padang Datar minta Dinas harus mencari solusi, agar petani bisa mendapat kembali bibit padi yang unggul bukan benih unggul yang diterima seperti saat ini, walau produksi lokal,"ujarnya.

Hal yang sama juga di sampaikan M. yusuf petani lainnya bahwa ia juga menerima benih unggul yang timbul penyakit. Ia terpaksa menanamnya karena tidak benih lainnya.

Ia mengungkapkan di lahan sawah tersebut ada 30 persen petani yang kedapatan bibit benih unggul berpenyakit. " Mereka tidak ada pilihan lainnya karena lahan sawahnya sudah siap tanam, kami tanam ajalah, apa yang terjadi-terjadilah setelah tanam," Imbuh M. Yusuf.

Sementara Fadlon Mirza, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Jaya, menyampaikan terkait keluhan para petani dari desa Padang Datar telah mengetahui dari pihak penyuluh.

Menurutnya, bibit benih unggul yang diproduksi oleh balai benih utama setia bakti juga telah disalurkan untuk para petani di Lamno ( Kecamatan Jaya). Namun hingga sejauh ini di daerah tersebut tidak ada kendala terkait benih yang diberikan dari balai benih utama.

Ia menerangkan, terkait benih yang timbul penyakit diterima oleh petani di Desa Padang Datar akan disampaikan ke kepala dinas, untuk mencari solusi mengatasi permasalahan yang dialami oleh petani setempat.

" Besok,akan sampaikan ke bapak kadis terhadap bibit benih unggul yang berpenyakit di Desa Padang Datar," Cetus Fadlon Mirza. |musliadi|

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...