Breaking News

BB 7 Unit Sepeda Motor dan 2 Unit Mobil  Diamankan Polres Aceh Tengah

BB 7 Unit Sepeda Motor dan 2 Unit Mobil  Diamankan Polres Aceh Tengah

Takengon, BERITAMERDEKA.net - Empat orang tersangka duduk sambil menundukan kepala di hadapan tujuh unit sepeda motor dan dua unit mobil yang merupakan barang bukti curiannya di Mapolres Aceh Tengah, Rabu (23/11/2021).

Dengan posisi tangan diborgol, siang tadi dibawah terik sinar matahari, memakai baju biru bertuliskan tahanan, empat tersangka itu sudah siap menjalani kurungan penjara atas perbuatan melawan hukum tersebut.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Nurrochman Nulhakim SIK., melalui Kasatreskrim Iptu Ibrahim SIk., menyampaikan empat tersangka itu tidak satu tim melakukan kejahatannya, mereka terpisah dalam waktu yang berbeda.

"Empat tersangka ini, melakukan  empat kejahatan masing-masing, yakni penggelapan, ada pencurian sepeda motor, ada pencurian hewan sapi dan pencurian handphone," kata Ibrahim.

Tersangka inisial FPP melakukan penggelapan mobil mewah jenis Toyota merk Rush, nomor polisi BL 1886 GC. Tersangka dan korban merupakan kawan dekat, tersangka meminjam mobil korban dengan alasan membeli obat hingga akhirnya tak kunjung pulang.

Diketahui ternyata tersangka FPP membawa mobil tersebut ke kampung halaman di kota Langsa untuk menjenguk ibunya. Akhirnya korban membuat laporan ke Polres Aceh Tengah keesokan harinya mobil tersebut sudah kembali kerumah korban atau pemiliknya.

Selanjutnya tersangka ID melakukan tindak pidana pencurian sapi, dengan mobil pick up di Kecamatan Linge kabupaten setempat. Polisi mengamankan barang bukti satu ekor sapi, satu unit mobil pick up, satu unit sepeda motor dan satu gulung tali nilon. Tersangka ID bersama satu rekan nya inisial SA masih dalam buronan polisi.

Untuk tujuh unit sepeda motor di curi oleh satu tersangka DZM, awalnya polisi menangkap satu sepeda motor dengan satu tersangka, setelah dilakukan pengembangan ternyata tersangka DZM telah mencuri tujuh unit sepeda motor.

Pencurian enam unit handphone dan tiga unit power bank dilakukan oleh tersangka NA di Kota Takengon. Tersangka NA diancam dengan pasal 363 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman sembilan tahun penjara.

Kapolres Aceh Tengah Tengah menghimbau kepada masyarakat agar terus berhati-hati dan memarkinkan kendaraan ditempat yang aman serta memakai kunci ganda terhadap kendaraan.

"Kita  Polres Aceh Tengah terus berupaya untuk memerangi kejahan terutama Curanmor, untuk itu kalau bisa agar memasang cctv di tempat parkir dan kepada masyarakat harap berhati-hati," ujar Nulhakim. | Roma |

Editor:
Sponsored:
Loading...