Breaking News

Awal tahun 2021, Kadis Dikjar Himbau ASN Patuhi Sistem TPP

Awal tahun 2021, Kadis Dikjar Himbau ASN Patuhi Sistem TPP

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
Mengawali tahun 2021, Pemerintah Kota Langsa secara efektif mulai menerapkan sistem Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi PNS di lingkup kerja masing- masing Organisasi Perangkat Daerah (ODP).

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Dra.Suhartini M.Pd pada awak media, Minggu (02/01/2021).

Menurutnya, sistem tersebut di mulai diterapkan pada senin 4 Januari 2021 khususnya bagi ASN dilingkungan Disdikbud Kota Langsa. Adapun, bagi ASN harus absen elektronik dan mengikuti apel pagi pukul 08.00 WIB.

Sebelumnya, kata Suhartini, terkait aturan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN, pada selasa 29 Desember 2020 lalu, Disdikbud telah melakukan Sosialisasi Peraturan Walikota No. 45 Tahun 2020 Tentang TPP Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemerintah Kota Langsa.

Rapat tersebut menjelaskan banyak hal diantaranya sebut Suhartini, jam masuk dan pulang kantor. ASN diharuskan absen sidik jari, mengikuti apel pagi, istirahat dan pulang kerja tepat waktu.

Dijelaskan, pemotongan TPP ASN terjadi jika tidak absen pagi, pulang lebih awal, satu hari tanpa keterangan, tidak kerja, telat masuk atau bolos akan langsung dipotong TPPnya. Pemotongan juga terjadi kepada ASN yang malas mengikuti upacara apel pada hari senin dan hari besar lainnya.

Lebih lanjut dijelaskan, bagi ASN yang mendapat tugas diluar kantor dan tidak memungkinkan untuk absen berkala, diharuskan untuk menginformasikan ke petugas absen bagian umum dengan melampirkan surat tugas dari pimpinan satu jam sebelum bertugas.

Bagi ASN yang sakit untuk melampirkan surat keterangan dokter maksimal 3 hari. Di atas waktu tersebut dapat dilanjutkan mengisi dengan form cuti dengan konsekuensi dihitung potongan TPP juga.

Selanjutnya pada rapat kecil, dibahas juga tentang indikator pemetaan kinerja sehari-hari yang dapat dikerjakan oleh ASN guna terpenuhinya durasi kerja 300 menit/hari tersebut.

Hal bertujuan untuk memperjelas arah kerja, karena pembayaran TPP ASN melalui akumulasi nilai absen kehadiran dan kinerja. Indikator pemetaan kerja adalah kebijakan pimpinan dalam rangka membantu penyebaran tugas sekecil apapun di jajaran Disdikbud Kota Langsa.

Namun demikian, kata Kadis Dikbud, kebijakan itu berpulang kepada diri sendiri ASN. Apakah mau menjalankannya atau tidak, karena ini sifatnya membantu penjabaran dalam tupoksi.

Sekaligus membantu ASN yang selama ini tidak mendapatkan bagian tugas dikarenakan keterbatasan SDM serta ketidak disilpinannya dalam bekerja.

Disarankan ASN punya catatan tabungan pekerjaan tambahan yang diketahui dan dilaporkan kepada atasan untuk nantinya bisa di input menjadi bagian dari tugas.

Kemudian setelah bekerja paling lambat 2 hari ASN diharapkan segera melaporkan secara berjenjang dengan mengisi hasil kerja tersebut pada htpps://e-kinkotalangsa.go.id untuk selanjutnya diketahui dan disetujui oleh atasan langsung berdasarkan bukti kerjanya.

Setiap ASN di anjurkan untuk menulis dan mengisi tugas harian yang telah dikerjakan dengan sebenar-benarnya. Tidak diperkenankan memalsukan kegiatan apalagi mengada-ada.

Karena semua kegiatan yang lakukan disertai lampiran bukti fisik yang diprint dan diserahkan ke bagian umum untuk didokumentasikan menurut file pada bidangnya masing- masing.

Penerapan TPP bagi ASN di tahun 2021 merupakan langkah baru Pemerintah Kota Langsa yang telah berupaya keras menyediakan anggaran miliaran.

Hal ini dilakukan dengan harapan, sistem akan berjalan adil, transparan, berasaskan kinerja sekaligus merubah budaya kerja dan pola kerja, serta menjadi pribadi yang jujur, iklas, tulus dan bertanggung jawab untuk lebih profesional.

"Mari jadikan TPP ini sebagai suplemen agar kita lebih bersemangat dalam bekerja guna mencapai kesejahteraan bagi keluarga kita tentunya. Demikian yang dapat saya sampaikan sebagai langkah awal untuk bekerja di tahun baru ini dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan curahan rahmad dan hidayahNya untuk kita bisa melangkah lebih baik lagi di tahun 2021 ini. | syafrul |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...