Breaking News

Anggota DPRK Simeulue Mulai Diperiksa

Anggota DPRK Simeulue Mulai Diperiksa

 Simeulue, BERITAMERDEKA.net-Sejumlah mantan dan anggota DPRK Simeulue mulai diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Negeri Simeulue dalam kapasitas mereka sebagai saksi pada kasus kelebihan bayar biaya perjalanan SPPD yang terjadi pada tahun 2019.

Kepala Kejaksaan Negeri Simeulue, Muhammad Anshar Wahyudin, SH, MH saat dikonfirmasi membenarkan bahwa adanya pemeriksaan terhadap mantan dan anggota DPRK Simeulue.

Kajari Simeulue mengungkapkan pemeriksaan mantan dan anggota DPRK Simeulue sudah dimulai sejak akhir Desember 2020 lalu, demikian kata Kajari Simeulue, pada Senin, 11-01-2021.

Selain itu pada pekan pertama Januari 2021, pemanggilan mantan dan anggota DPRK Simeulue juga mulai dilakukan pemeriksaan tahap pertama tepatnya pada tanggal 7 dan 8 Januari 2021.

Seperti hari ini Senin 11 Januari 2021, setidaknya terdapat dua orang mantan dan anggota dewan yang dipanggil untuk memenuhi pemeriksaan dari penyidik.

Untuk diketahui penyidik dari Kejari Simeulue fokus pada pemeriksaan terhadap sejumlah anggota DPRK Simeulue priode 2014-2019. Terdapat ada sembilan orang anggota DPRK Simeulue pada priode sebelumnya kembali terpilih duduk di bangku DPRK Simeulue periode 2019-2024.

Dikatakan Muhammad Anshar Wahyudin, penyidik Kejari Simeulue memanggil mantan dan anggota DPRK Simeulue dalam satu harinya terdapat dua orang, satu non aktif dan satu aktif.

Sejauh ini menurut Kajari Simeulue sejumlah mantan dan anggota DPR Simeulue koperatif terhadap penyidik saat menjalani pemeriksaan, hanya saja pada pemanggilan akhir Desember 2020, kedua mantan dan anggota DPRK Simeulue tidak memenuhi panggilan penyidik Kejari Simeulue dikarenakan ada alasan tertentu.

Pemanggilan terhadap mantan dan anggota DPRK Simeulue merupakan pemanggilan yang pertama, direncanakan proses pemeriksaan pertama terhadap mantan dan anggota DPRK Simeulue akan tuntas pada bulan Januari ini. Selanjutnya mantan dan anggota DPRK Simeulue  akan dilakukan pemeriksaan ke tahap berikutnya.

Pemeriksaan mantan dan anggota DPRK Simeulue hanya menjawab seputar pertanyaan yang diberikan penyidik, setidaknya terdapat lebih kurang ada 20 soal pertanyaan.

"Pemeriksaan mantan dan anggota DPRK Simeulue dibutuhkan waktu lebih kurang 7 jam," kata Kajari Simeulue.

Kajari Simeulue itu pun menegaskan jika nanti terdapat mantan dan angota dewan yang mangkir dari pemanggilan penyidik sebanyak tiga kali berturut turut, tidak tertutup kemungkinan akan dilakukan upaya penjemputan paksa. I al ashab I

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...