Breaking News

Bank Aceh

AMPI Kecam Para Camat ikut Bermain di Musda Partai Golkar Aceh Tengah

AMPI Kecam Para Camat ikut Bermain di Musda Partai Golkar Aceh Tengah
Ketua AMPI Aceh Tengah, Thaib Wajedi

Takengon, BERITAMERDEKA.net -Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Aceh Tengah, merupakan sayap Partai Golkar, mengecam keras adanya oknum ASN di daerah tersebut yang terlibat mencampuri Musda Partai Golkar Aceh Tengah untuk memenangkan salah satu calon.


Hal itu disampaikan, Ketua AMPI Aceh Tengah, Thaib Wajedi lewat rilisnya yang diterima, media ini Sabtu 3 Oktober 2020.


Wajedi mengatakan, Musda Partai Golkar Aceh Tengah yang sempat deadlock beberapa waktu lalu, kini dimanfaatkan oknum tertentu untuk memanfaatkan para ASN (  camat) di sejumlah kecamatan.


“Kami sudah mengendus, adanya perintah langsung kepada para camat di Aceh Tengah untuk mempengaruhi Pengurus Kecamatan Partai Golkar dalam memilih salah satu calon ketua Golkar, dalam dunia perpolitikan Partai Golkar bukan anak kemarin sore yang diajar untuk berjalan," tegas Wajedi.


“Asal diketahui, AMPI  salah satu Ormas yang ikut mendirikan partai berlambang Pohon Beringin ini. Maka untuk menjaga marwah Partai, AMPI akan menghalau orang luar yang mencoba mengutak-atik dan mengendalikan Partai Golkar di Aceh Tengah,” katanya.


Disampaikan, AMPI yang memiliki hak suara dalam pemilihan ketua Golkar, sangat menyesalkan tindakan beberapa oknum Camat di Aceh Tengah yang mencoba mengarahkan Pengurus Kecamatan (PK) Golkar di kecamatan, untuk memilih calon tertentu.


“Jika para camat ingin berpolitik, lepaskan dulu jabatan ASN nya, saya juga mantan ASN, karena kecintaan saya ke politik, saya keluar, camat gimana berani enggak keluar,” tantang Wajedi.
Tak hanya itu, AMPI juga akan menempuh jalur hukum terhadap oknum camat yang ikut bermain politik tersebut.


“Kami sudah kantongi bukti-bukti dari Pimpinan Kecamatan Partai Golkar, ada beberapa yang terlibat, dan kita akan laporkan ke KASN,” tegas Wajedi.


“Saat ini, lebih dari 50 persen camat di Aceh Tengah baik secara langsung atau tidak, pada hari Jum’at 2 Oktober 2020, oknum camat tersebut telah memberikan pengaruhnya kepada PK Partai Golkar untuk memilih calon tertentu,” tandas Wajedi tanpa menyebut calon mana yang dimaksud. (*)

Sponsored:
Loading...