Breaking News

Amerika Ingin RI Jadi Sekutu Penting untuk Lawan China

Amerika Ingin RI Jadi Sekutu Penting untuk Lawan China

Washington, BERITAMERDEKA.net - Karena Washington yang mengundang Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto ke Amerika Serikat, Amnesty Internasional tidak bisa berbuat banyak. Sebelumnya Amnesty Internasional mengutuk kunjungan Prabowo tersebut.

Saat di Paman Sam nantinya Prabowo akan bertemu dengan para pejabat penting pemerintahan Donald Trump termasuk Menhan AS Mark Esper.

"Larangan yang diterapkan untuk Menteri Prabowo telah dicabut, dan dia akan mengunjungi AS untuk membahas kerja sama," kata Juru Bicara Prabowo dan Partai Gerindra, Irawan Ronodipuro seperti dikutip zonajakarta.com dari The New York Times, Jumat, 16 Oktober 2020.

Pertemuan Prabowo-Mark Esper tak main-main, yakni membahas perkuatan pertahanan Indonesia dengan AS sebagai mitranya.

Mengutip The New York Times, Washington menilai pertemuan antara kedua Menhan ini menandai pentingnya posisi Indonesia di mata AS.

Hal ini dilatarbelakangi dimana AS sangat ingin menjadikan Indonesia sektu terpenting di Asia Tenggara untuk melawan China.

Untuk pembelian persenjataan sendiri Prabowo dikabarkan akan melihat-lihat dahulu alutsista apa saja yang nantinya akan dibeli.

"Pak Prabowo dari tanggal 15 sampai tanggal 19 (Oktober) beraktivitas di Amerika Serikat. Beliau akan bicara tentang kerja sama pertahanan antara Amerika Serikat dan Indonesia," kata Dahnil Anzar Simanjuntak kepada wartawan, Kamis 15 Oktober 2020 seperti dikutip zonajakarta.com dari RRI, Jumat, 16 Oktober 2020.

"Melanjutkan berbagai kerja sama yang sudah dilakukan selama ini, bertemu dengan banyak pihak terkait dengan pertahanan di Amerika Serikat," ujarnya.

Indonesia sendiri sejatinya mengincar jet tempur siluman F-35 Lightning II dari AS sebagai ganti Su-35 Rusia yang dilarang oleh Washington.
Sanksi CAATSA bisa mengenai Indonesia jika nekat membeli Su-35.

"Kami meningkatkan risiko CAATSA dalam semua percakapan kami dengan Kementerian Pertahanan," kata pejabat AS yang tak mau disebutkan identitasnya.

Seorang pejabat pemerintah Indonesia mengatakan kunjungan prabowo itu jugamembawa misi membuka 'jalan' agar TNI AU bisa mendapatkan jet tempur F-35.(*)

Sponsored:
Loading...