Breaking News

Aksi Tembak Meledak Di Hari Lebaran

Aksi Tembak Meledak Di Hari Lebaran

LEBARAN merupakan hari raya besar umat Islam. Pastinya setiap muslim menyambutnya dengan penuh suka cita, karena telah tiba hari kemenangan.

Adanya momen-momen yang didapatkan pada Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha, seperti kebahagian bisa berkumpul bersama keluarga dan menjalin silaturahim dengan baik.

Selama Hari Raya itu, ada tradisi unik dilakukan kalangan anak-anak hampir terjadi di seluruh Aceh, yaitu saling tembak menembak menggunakan senjata mainan dan berisikan peluru kecil terbuat dari plastik.

Apabila dilihat, anak-anak tersebut bergaya bagaikan militer seperti di fim-film perang.

Apalagi disaat terjadi serangan, maka sangat persis seperti perang sebenarnya, ada yang bersembunyi di balik tembok, di kios-kios, namun ada yang tidak bersembunyi sama sekali.

Mereka dengan sigap berdiri di pinggir jalan dan di mobil sambil menunggu datangnya lawan, biasanya lawan datang dengan becak motor atau dengan mobil pick up, bahkan dump truk yang mengangkut anak-anak tersebut.

Fairuzi Alfaizh,13, yang ikut bermain saat dijumpai di sekitar lapangan mengatakan, rela menghabiskan uang jajan hanya untuk membeli senjata mainan itu. “Untuk membeli senjata ini dari uang jajan yang dikasih orantua dan saudara. Kalau lebaran banyak yang kasih duit, jadi saya beli saja senjata ini untuk main perang-perangan, “ujarnya ceria.

Tetapi, apa yang dilakukan Al-Faizh dan teman-temannya merupakan perbuatan yang sangat berisiko, karena bisa saja peluru tersebut mengenai mata dan apabila terkena dibagian tubuh yang lain juga terasa sangat sakit.

Begitulah suasana di saat lebaran Idul Idul di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Kabuptaen Pidie Jaya umumnya dilakukan anak-anak, dan pastinya tradisi saling tembak tersebut juga terjadi di beberapa daerah lainnya di Aceh. | rusli ismail |

Sponsored:
Loading...
Loading...