Breaking News

Youtober Pamer Kemewahan

Akademisi: Hukum Tidak Bisa Melarang Orang Jual Kebodohan

Akademisi: Hukum Tidak Bisa Melarang Orang Jual Kebodohan
foto Ade Armando (Ist)

BERITAMERDEKA.net – Viral di media sosial, seorang youtober memamerkan harta kekayaan juga hidup mewahnya. Menyikapi hal tersebut, Dr. Ade Armando, M.Sc. seorang pakar Komunikasi Indonesia, juga dosen di Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (Fisip-UI) kritik pedas influencer Indonesia yang pamer harta dan kemewahan.

Ade Armando dalam vlog pribadinya di channel @cokrotv membahas soal bulan madu dua sosok publik figur Indonesia yang baru menikah Atta dan Aurel dan juga tas yang digunakan Putri Anang tersebut bermerek Hermes seharga Rp.235 Juta.

“Buat saya ini menggelikan, mereka kan, berbulan madu ke Bali, kok pakai pesawat pribadi, memang kalian gak mau, ya, berada satu pesawat dengan orang biasa-biasa saja?” kata Ade.

Menurut Ade, yang dipertontonkan ini jelas-jelas memalukan bahkan menakutkan. Atta adalah Crazy Rice baru Indonesia yang kerap mempertontonkan gaya hidup nya yang mewah, tanpa melihat rakyat Indonesia yang masih jauh dari kata sejahtera.

Di kanal youtobe nya, Atta dengan bangga menunjukkan berbagai koleksi mobil mewahnya, dalam vidionya yang berjudul “Work Hard Pray Hard,” didalam nya Atta bilang  `im the king` sambil menunjukan koleksi mobilnya.

Kata Ade, ini membahayakan, karena ketimpangan kaya-miskin di Indonesia masih tinggi. “Orang-orang kaya mempertontonkan kepada kita, ini bisa membuat mereka marah dan meledak sewaktu-waktu, mereka yang berusaha keras, namun, hanya cukup untuk makan, sedang mereka pamer kekayaan didepan mata mereka. Ini tentu menjadi titik dengan tertentu.”

Penyuka vlog Atta adalah dari kalangan anak-anak, ada dua persoalan paling mendasar, pertama, ini adalah teladan yang salah tentang keunggulan yang hendak dicapai ketika seseorang bekerja keras, ia menunjukan keberhasilan seseorang diukur berdasarkan barang-barang mewah yang dimiliki. Kedua, ini contoh yang salah bagaimana harusnya anda membelanjakan uang Anda jika sudah bekerja keras, misalnya, menginvestasikannya atau memberi gaji yang lebih besar kepada pekerja-pekerja dirumah anda.

Ade memberi contoh, Karl Marx mengatakan kemiskinan adalah perilaku kaum Borjuis, dalam revolusi komunis Rusia dan di Kamboja, kaum borjuis dibunuhi karena mereka semata-mata adalah kaum kaya. Nah di Indonesia juga harus ingat ancaman itu, jangan pamer kemewahan, karena pameran kemewahan itu menyakitkan hati, semua agama melarangnya. |Nisa Buloh|

Editor:
Sponsored:
Loading...