Breaking News

Aceh Selatan Rapid Test Massal Selama Delapan Hari

Aceh Selatan Rapid Test Massal Selama Delapan Hari
Salah Seorang ASN sedang dirapid test | foto herian syahputra

Aceh Selatan, BERITAMERDEKA.net - Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Tim gugus percepatan penanganan Covid-19 melakukan rapid test massal selama delapan hari terhitung sejak Senin 8 hingga 15 Juni 2020. 
 
Sasaran rapid test massal ini adalah ASN yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat, traveller yang berasal dari zona merah, lansia yang memiliki anggota keluarga traveller, pesantren, para pedagang supermarket dan tenaga kesehatan serta petugas penanganan covid-19 di wilayah Aceh Selatan.
 
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan, Novi Rosmita, SE,M.Kes menyatakan, pelaksanaan ini menjalankan intruksi Gubernur Aceh, sehingga alatnya pun berasal dari bantuan pusat melalui provinsi.


 
“Untuk tahap I baru kami terima sebanyak 300 dari 1000 unit bantuan rapit test yang direncanakan untuk kabupaten Aceh Selatan. Sedangkan yang diadakan oleh tim gugus Aceh Selatan untuk sasaran khusus sesuai peruntukan bukan untuk test massal,” kata Novi yang didampingi juru bicara tim gugus PP Covid-19 Aceh Selatan, Sri Milda, SKM, di Tapaktuan, Senin 8 Juni 2020.  
 
Menurutnya,  pemeriksaan awal di sejumlah perkantoran dalam Kota Tapaktuan, dengan target para ASN, diantaranya  di Kantor  Pelayanan Perizinan Terpadu petugas mengambil sample sebanyak 5 orang, Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebanyak 8 orang dan Kantor Samsat sebanyak 6 orang. 
 
Kemudian rapit test dilaksanakan kepada petugas yang berada di posko perbatasan Pemkab Aceh Selatan dengan Pemko Subulussalam, tepatnya di Desa Krueng luas Kecamatan Trumon Timur Aceh Selatan, sebanyak 20 orang.
 
Sebelum dilakukan pemeriksaan, petugas meminta keterangan mengenai kesehatan dan riwayat perjalanan pegawai yang akan dilakukan pemeriksaan,  selanjutnya dengan memakai Alat Pelindung Diri ( APD) lengkap petugas melakukan pemeriksaan dengan mengambil sempel darah.
 
“Dari hasil pemeriksaan sementara dari sejumlah perkantoran, belum ditemukan adanya kasus artinya hasil pemeriksaan tidak ada yang reaktif,  namun jika ditemukan hasil pemeriksan  rapid test-nya reaktif, maka akan dilakukan tes lanjutan swab,” terangnya seraya berujar kegiatan ini sebagai langkah percepatan pencegahan dan antisipasi penularan covid-19 sebelum tatanan new normal diterapkan di Kabupaten Aceh Selatan. | herian syahputra |
 

Sponsored:
Loading...
Loading...