Breaking News

Aceh Perlu Energi Besar, Tito Pesan Nova Jaga Kestabilan Politik

Aceh Perlu Energi Besar, Tito Pesan Nova Jaga Kestabilan Politik
Effendi Hasan

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net - Membangun Aceh perlu energi besar serta partisipasi dan keterlibatan semua unsur elemen masyarakat Aceh.

Hal tersebut disampaikan salah seorang Akademisi Fisip Unsyiah, Dr Effendi Hasan MA kepada media ini, sesaat sebelum pelantikan Gubernur Aceh, Kamis (5/11/2020) di Gedung DPRA, Banda Aceh.

Lanjutnya, mudah-mudahan dinamika politik Aceh semakin aman dan sejuk, terutama akan terbangun sinergitas antara Eksekutif-Legislatif serta semua elemen masyarakat lainnya.

Selain itu katanya, dengan pelantikan pak Nova sebagai gubenur Aceh, dapat melanjutkan program pembangunan dan kesejahteraan bagi rakyat Aceh sesuai dengan visi dan misi Aceh hebat.

"Gubernur selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat di Aceh dapat terus membangun sinergitas dengan pemerintah Pusat agar semua kebijakan strategi untuk Aceh dapat berjalan dengan baik," harapnya.

"Terkait dengan wakil Gubernur itu kewenangan dari partai pengusung untuk segera diajukan mengingat waktu yng semakin sempit, "pungkas Effendi Hasan.

Sebelumnya, usai  prosesi, Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) Tito Karnavian berpesan dalam sambutannya untuk menjaga stabilitas politik dan Keamanan di Aceh

"Provinsi Aceh Merupakan Provinsi yang kaya akan SDA, banyak cerdik pandai bukan hanya berkiprah di Aceh ada juga Tokoh Nasional serta di kancah Internasionalnasional, namun ini tidak bisa di kembangkan tanpa terciptanya situasi yang stabil" Pungkas Tito

Patut kita syukuri semenjak damai Aceh sangat banyak memberi ruang kepada masyarakat untuk dapat hidup dengan nyaman dan nyaman

Situasi aman dan nyaman menjadi modal utaa untuk terwujudnya percepatan Pembangunan

Aman dan kesehatan satu hal yang sangat penting, kesehatan bukan segala-galanya, tapi segala-galanya membutuh sehat, begitu juga dengan aman bukan segala-galanya tapi tidak bisa buat segala-galanya tanpa aman

Maka kedua ini perlu dirawat, sehingga seluruh SDA yang ada bisa di maksimalkan untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Aceh

Pandemi Covid 19 ini tamabahnya, merupakan pandemi yang terluas pertama di Indonesia sejak 1945 , maka perlu kekompakan bersama baik pemerintah maupun masyarakat dalam menyelesaikan nya

Demikian juga antara eksekuti, legislatif dan yudikatif serta seluruh Forkompinda sesuai tugas dan fungsi masing-masing untuk optimis menghadapi pandemi covid 19 ini, agar terwujudnya percepatan pembangunan dengan SDA yang ada

"Pemerintah pusat juga tidak berdiam diri, berbagai program dilakukan di Aceh baik fisik maupun non fisik, Pak Presiden berulang kali ke Aceh melihat percepatan pembangunan untuk mengatasi pandemi covid 19". Tutup Tito.| agus liandi, c adi |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...