Breaking News

63 Persen Pasien Covid-19 Pidie Jaya Dinyatakan Sembuh

63 Persen Pasien Covid-19 Pidie Jaya Dinyatakan Sembuh
Ruang Isolasi

Pijay, BERITAMERDEKA.net - Angka kesembuhan pasien covid-19 Pidie Jaya kini cendrung meningkat tajam.

Faktanya, dari 139 orang yang menjalani isolasi, sebanyak 87 orang atau setara dengan 63 % diantaranya dinyatakan sembuh. Sementara sisa 52 orang lagi, empat orang meninggal, 43 orang sedang menjalani isolasi serta lima lainnya masih dirawat. Kini Pijay dari status merah turun ke oranye.

Hal itu disampaikan Juru bucara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Eddy Azwar SKM, MKes, menjawab beritamerdeka.net Sabtu (10/10/2020).

Disebutkan, sejak Agustus 2020 sebanyak 2.125 orang warga Pijay sudah menjalani Rafid Test, sedangkan swab berjumlah 417 orang. Dari jumlah tersebut, lanjut Eddy, 143 orang diantaranya positif dan setelah menjalani isolasi hasilnya 87 orang sembuh,
Sedangkan sisanya menjalani perawatan dan 4 orang meninggal dunia. Ditanya bagaimana terhadap mereka yang menjalani isolasi atau dirawat, apakah ada semacam konfensasi atau kasarnya disebut bantuan, Eddy yang juga Plt Kadinkes-KB setempat mengatakan, hingga sejauh ini belum ada sama sekali.

Walau pun begitu, hasil pertemuan dengan anggota Forkopimda pekan lalu, akan diupayakan. “Untuk pasien isolasi mandiri dan positif covid akan diberikan sembako serta vitamin,” kata Eddy.

Ketua pusat data dan operasional (Pusdalop) Covid-19 Pidie Jaya, Okta Handipa ST yang dikonfirmasi beritamerdeka.net menyangkut dengan biaya tes swab kerjasama dengan laboratorium Unsyiah mengatakan, bahwa biaya yang dibebankan per-orang adalah Rp 571.000. Biaya dimaksud menjadi tanggung jawab atau dibebankan pada Pemkab setempat karena memang sudah MoU dengan Unsyiah.

Tentang dana penanganan covid yang di plot pemerintah melalui BPBD setempat tahun ini, Okta menyebutkan jumlahnya Rp 5,6 Milyar. Dari jumlah tersebut, hingga saat ini realisasinya sudah mencapai Rp 4,5 Milyar.

Serapannya antara lain, untuk belanja alat pelindung diri (APD), penyiapan ruang isolasi pada Gedung Tgk Chik Dipante Geulima (Thahir Fondation), pengadaan rafid test dan swab test. Jika dana tersebut habis, maka pihaknya bersama Kadinkes, Direktur RSUD serta Kalak- BPBD akan mengajukan tambahan kepada Ketua Satgas, demikian Okta.| abdullah |

Sponsored:
Loading...
Loading...