Breaking News

40 Tenaga Medis Puskesmas Langsa Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya....

40 Tenaga Medis Puskesmas Langsa Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya....
Ilustrasi

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
Sejumlah 40 tenaga medis Puskesmas Langsa Kota hari ini, Selasa 28 April 2020 jalani Rapid test di Puskesmas tetsebut.

Sebanyak 40 tenaga medis yang jalani rapid test, dua orang tidak hadir. Keduanya mengaku karena ada halangan. Sehingga petugas terpaksa menjadwalkan ulang untuk keduanya.

Juru bicara gugus tugas penanggulangan Covid 19 Kota Langsa, Yanis kepada media ini, Selasa 28 April 2020, mengatakan ke 38 tenaga medis tersebut menjalani rapid test di Puskesmas Langsa Kota yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Langsa bekerjasama dengan sejumlah dokter dari RSUD Langsa.

"Jadi pak, rapid test dilakukan di Puskesmas Langsa Kota oleh Dinas Kesehatan Kota Langsa," kata Yanis via pesan WhatsApp nya.

Sementara itu, Humas RSUD Langsa, Erwinsyah yang dihubungi juga mengatakan, rapit test dilaksanakan di lokasi Puskesmas.

Dikatakan, info negative hasil Rapid test tersebut berdasarkan laporan lisan dari petugas yang melakukan rapid test keadaan para medis yang sebelumnya telah dikarantina selama seminggu.

"Zulhamdani petugas Survailen di Puskesmas Langsa Kota, dia yang lakukan rapid test, katanya hasilnya negative," kata Erwin lagi.

Sementara saat berita ini ditayangkan, Rapid test masih berjalan dilakukan kepada tenaga medis di Puskesmas Langsa Kota setelah dikarantina satu minggu.

Setelah menelusuri informasi dari berbagai pihak pada pukul 18.00WIB, media ini baru menerima pemberitahuan hasil Rapid test bahwa sebayak 38 orang petugas termasuk dokter negatif dari terpapar virus Covid 19.

Sementara itu, dua orang lagi tidak hadir dikarenakan berhalangan karena ada sesuatu hal yang tidak bisa ditinggalkan.

Namun kedua petugas medis yang berhalangan itu dijadwalkan ulang untuk Rapid test pada jumat 1 Mei 2020

Sebut sumber itu lagi, meskipun hasil pemeriksaan rapid tes negatif, namun sesuai protokol kesehatan, mereka tetap dikarantina selama 14 hari. Hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi hal yg tidak diinginkan.| Syafrul |

Sponsored:
Loading...
Loading...